Depok (ANTARA) - Universitas Indonesia (UI) dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sepakat melakukan kerja sama dengan menandatangani Nota Kesepahaman Bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
"Kami ingin dengan MoU ini maka kualitas pendidikan akan meningkat dan merata di semua lini. Jadi kami tidak bisa maju sendirian, harus maju bersama-sama," kata Rektor UI Heri Hermansyah di Balai Sidang UI, Depok, Jawa Barat, Senin.
Penandatanganan dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Rektor UI Heri Hermansyah.
Nota Kesepahaman ini berisi tentang kerja sama antara Muhammadiyah dan UI di bidang pendidikan. Rektor berharap dengan kerja sama itu, ada multiplayer efek yang baik untuk kedua belah pihak dalam bidang pendidikan.
Heri Hermansyah menyebut kerja sama ini bukan sekadar penguatan hubungan antarlembaga, melainkan dua kekuatan penting bangsa antara dunia akademik dan organisasi masyarakat sipil.
Nota Kesepahaman ini berisi antara lain, program studi lanjut bagi peserta didik untuk melanjutkan jenjang yang lebih tinggi secara terstruktur, serta program fast track mahasiswa berprestasi untuk menyelesaikan studi lebih efisien.
Selain itu, dalam nota kesepahaman ini juga akan ada program pelatihan dan pendidikan untuk mencetak manusia unggul, yang tidak hanya berkompetisi akademik, tapi berintegritas, adaptif, dan mampu menjawab tantangan global.
Sementara itu Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan pada 2045 Indonesia berusia satu abad, dan proyeksinya memperkuat sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi dan mandiri.
"Ini semua tidak bisa diwujudkan jika tidak memperbaiki bidang pendidikan dan kesehatan termasuk di dalamnya membangun karakter," ujarnya.
Haedar Nashir menilai kerja sama ini sangat strategis untuk membangun karakter yang kuat, menguasai ilmu pengetahuan yang bisa bersaing di level global.





