POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung Timur melakukan percepatan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) guna menjamin keakuratan data pemilih pada gelaran pesta demokrasi mendatang. Mereka menyisir satu per satu rumah warga dan dokumen kependudukan di tingkat desa pada Kamis, 9 April Lalu.
Langkah strategis ini dilakukan serentak di empat desa di Kecamatan Kelapa Kampit, yakni Desa Mentawak, Desa Senyubuk, Desa Pembaharuan, dan Desa Mayang. Meskipun dalam pelaksanaannya sempat diguyur hujan lebat, tim KPU tetap bergerak ke kantor desa hingga mendatangi pemukiman warga.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua KPU Belitung Timur, Marwansyah beserta jajarannya, yakni Muhammad Tahir, Asrikah, Iskandar, dan Leni Septriany. Kehadiran seluruh pimpinan ini bertujuan untuk mengawasi langsung bagaimana proses sinkronisasi data dilakukan oleh jajaran sekretariat dan petugas di tingkat bawah.
Kepala Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Belitung Timur, Muhammad Tahir saat dikonfirmasi pada, Senin (13/4/2026) mengatakan tahapan coktas sangat penting dalam pemutakhiran data pemilih.
“Kegiatan coktas ini merupakan tahapan krusial dalam memastikan data pemilih benar-benar sesuai dengan kondisi rill di lapangan” ujar Tahir.
Fokus utama dari kegiatan coktas terbatas ini adalah pendataan terhadap pemilih baru yang telah memenuhi syarat secara usia maupun administrasi. Selain itu, petugas juga melakukan verifikasi terhadap pemilih pindahan yang masuk ke wilayah Kelapa Kampit.
KPU Beltim mencocokkan identitas warga pada daftar pemilih dengan dokumen resmi asli, seperti Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) dan Kartu Keluarga (KK) dalam proses coktas ini.
KPU Beltim juga berupaya meminimalisir potensi kesalahan data, seperti adanya pemilih ganda atau duplikasi. Selain itu, petugas juga menyisir data pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat (TMS) namun masih tercatat dalam sistem.
Tahir mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dan terbuka saat petugas datang melakukan pendataan. Menurutnya, partisipasi warga sangat membantu mempercepat proses akurasi data.
"Masyarakat tidak perlu ragu menunjukkan dokumen aslinya, karena petugas kami bekerja sesuai kode etik untuk sinkronisasi data ini," ucapnya.
Adapun dalam pelaksanaannya, KPU Belitung Timur tidak bergerak sendiri. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Belitung Timur turut melakukan pengawasan di setiap lokasi desa yang menjadi sasaran coktas ini.
"Kerja sama ini penting untuk memastikan setiap prosedur di lapangan berjalan sesuai aturan, sehingga tidak ada hak pilih warga yang terlewat," ungkap Tahir.
Ketua KPU Belitung Timur, Marwansyah pun menyampaikan keberhasilan coktas sangat bergantung pada kerja sama lintas sektor. Ia memberikan apresiasi kepada petugas yang tetap berdedikasi meski cuaca kurang bersahabat saat itu.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas data pemilih agar pemilu berjalan demokratis, jujur, dan adil," ujarnya.
Melalui coktas di Kecamatan Kelapa Kampit ini, KPU berharap tingkat kesalahan data pemilih di wilayah tersebut dapat diminimalisir. Keberhasilan di empat desa ini akan menjadi bahan evaluasi untuk langkah pemutakhiran data di kecamatan lainnya.
(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)