Kena Omel Ustadz, Aldi Taher Jelaskan Makna Jargon Viral 'Semua Milik Allah'
Desi Triana Aswan April 14, 2026 12:50 AM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Gegara jargon 'semua milik Allah', Aldi Taher kena teguran oleh seorang ustadz. 

Akhir-akhir ini, sosok artis penuh dengan gebrakan ini menyita perhatian. 

Tingkah laku hingga caranya mempromosikan usahanya terbilang unik. 

Ia bahkan sempat mengeluarkan pernyataan tentang 'semua milik Allah'. 

Kalimat tersebut pun viral di media sosial. 

Bahkan sampai menjadi tren saat ini. 

Imbasnya, seorang ustadz di media sosial menegur Aldi Taher. 

Hal itu dipicu oleh pernyataan Aldi yang sempat mengatakan "semua stress milik Allah".

Aldi pun lantas menanggapi hal tersebut dengan tenang. 

Menurutnya, ia sudah berkomunikasi dengan sang ustadz. 

Selain itu, Aldi juga menjelaskan makna ucapannya. 

Baca juga: Pengakuan Salsabilih Malu Lihat Tingkah Aldi Taher, Kini Belajar dari Suami, Selalu Bantu Rawat Anak

Baginya, kalimat yang sering disampaikannya itu tak bermaksud negatif. 

Ia hanya mengucapkan hal tersebut agar menjadi pengingat. 

Ia juga memastikan komunikasinya dengan sang ustaz berjalan dengan baik. 

Aldi Taher menyebut bahwa sang ustadz pun memberikan klarifikasi padanya. 

Walaupun dalam pesan singkat, namun bagi Aldi persoalan tersebut tak perlu dibesar-besarkan. 

"Alhamdulillah sudah tabayun juga. Pak Ustaz juga sudah mengklarifikasi, sudah screenshot chat saya sama beliau," kata Aldi Taher saat ditemui di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

"Beliau bilang masya Allah kalau orang dikasih tahu adem begini, insya Allah adem Indonesia," lanjutnya.

Aldi Taher menyadari penyampaiannya sebelumnya mungkin kurang utuh sehingga memicu kesalahpahaman. Ia pun kemudian menjelaskan maksud sebenarnya dari kalimat yang sering ia ucapkan tersebut.

"Saya bilang waktu itu, stres milik Allah, bingung milik Allah. Kita diuji, siapa yang menguji? Allah," ucapnya.

"Saya pun suka overthinking, pas lagi kerja suka stres, nah saya kembalikan ke Allah, minta perlindungan. Gitu poinnya," jelas Aldi lagi.

Bagi Aldi, menganggap stres dan kebingungan sebagai "milik Allah" berarti menyadari setiap ujian berasal dari Sang Pencipta. 

Dengan begitu, ia percaya solusi terbaik adalah kembali berserah diri kepada-Nya.

Meski sempat menuai pro dan kontra, Aldi mengaku tetap akan menggunakan jargon tersebut. 

Ia merasa lebih aman mengembalikan segala hal kepada Tuhan daripada menganggap semuanya sebagai hasil kekuatan pribadi.

"Insya Allah tetap digunakan. Kalau saya nggak gunakan kata-kata 'Semua Milik Allah', takabur saya, Mbak. Semua cuma titipan Tuhan," tuturnya.(*)

(Tribunnews.com/ M Alivio Mubarak Junior)(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.