TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Puluhan wisatawan dari berbagai daerah tampak asik bercengkrama bersama keluarga dan kerabat mereka saat berada di suatu warung kopi di barat Jembatan Kretek 2, Jalur Jalan Lintas Selatan, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta pada Senin (13/4/2026) siang.
Coffee Maritim namanya. Warung kopi itu ternyata memang kerap ramai diserbu orang dari berbagai daerah. Pasalnya, warung tersebut jauh dari hiruk pikuk perkotaan dan menawarkan nuansa udara maupun hamparan sawah hijau segar.
Selain itu, harga makan dan minum yang ekonomis membuat minat wisatawan berkunjung ke lokasi itu semakin tinggi. Tak heran jika akhir-akhir ini, cukup banyak wisatawan yang datang berkunjung ke lokasi tersebut.
Cakra Wijaya (33), warga Purworejo, Jawa Tengah, mengaku kerap mampir ke Coffee Maritim itu setiap sedang mengunjungi Kabupaten Bantul. Selain karena satu jalur, harga setiap menu yang ditawarkan cenderung ramah dikatong.
"Di sini itu suasananya syahdu, asik. Ada pohon sama kayak gazebo jadi enggak terlalu panas. Jadi kalau setiap ke Bantul, aku mampir ke sini. Kadang sendiri, kadang ada teman-teman," katanya, kepada Tribunjogja.com.
Kali ini, ia datang bersama rekan-rekannya usai mengunjungi saudara di Bantul. Ia datang untuk istirahat sejenak sambil membeli beberapa camilan, minuman, hingga makanan berat sebelum melanjutkan perjalanan kembali.
"Saya tahu ini (Coffee Maritim) karena sering lewat. Jadi, enggak afdol lah kalau main ke Bantul enggak mampir ke sini. Ya paling tidak mampir untuk istirahat dan santai sebentar lah," tutur Cakra.
Lurah Tirtohargo, Kapanewon Kretek, Sugiyanta, mengatakan, Coffee Maritim itu hadir untuk mengembangkan kondisi potensi wisata dan peningkatan ekonomi di selatan Bumi Projotamansari. Coffee Maritim telah hadir sejak tahun 2023.
"Apalagi tahun 2022, Tirtohargo masuk Desa Maritim yang ditentukan oleh pemerintah. Setelah itu kami mendapatkan bantuan Dana Keistimewaan selama tiga tahun," ucap dia.
Bantuan itu akhirnya dipergunakan untuk meningkatkan potensi setempat. Berhubung, Tirtohargo merupakan wilayah bahari, sehingga pihaknya membuat wisata bahari salah satunya wisata bermain kano dan pengunjung bisa menikmati kuliner di warung kopi.
Tak heran jika lokasi Coffee Maritim itu menarik karena dekat dengan wahana bermain kano. Sampai saat ini, lokasi itu pun berhasil menarik wisatawan dari berbagai daerah. Sebab, wisata itu mulai dikenal di media sosial sejak beberapa waktu terakhir.
"Kami juga melibatkan warga lokal untuk berjualan di Coffee Maritim. Ternyata Coffee Maritim terus eksis. Mulai tahun 2024, Coffee Maritim terlihat eksis," jelas dia.
Lebih lanjut, kuliner yang dijual di lokasi itu memang sengaja dijual dengan harga murah. Sebab, pihaknya ingin wisatawan bisa benar-benar merasakan sensasi berbeda dari sisi lingkungan dan harga jual produk.
"Kami sengaja memberikan haga jual makanan dan minuman yang cenderung murah agar wisatawan bisa merasakan sensasi yang berbeda," tutup dia.(nei)