Jakarta (ANTARA) - Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink menjelaskan jika kedalaman skuad menjadi kunci timnya bangkit pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026.

Dikutip dari laman resmi I.League, Selasa, Riekerink meyakini bahwa jika kekuatan tim saat ini sudah terbentuk sejak awal musim, Dewa United seharusnya bisa menjadi penantang gelar juara.

"Saya masih percaya bahwa kami sebenarnya bisa bersaing dalam perebutan gelar jika sejak awal musim kami bekerja lebih keras dan membangun skuad seperti yang kami miliki sekarang," jelas Riekerink.

Pada paruh pertama kompetisi Super League musim ini, Dewa United sempat terseok-seok dan tidak konsisten sehingga harus berkutat di papan tengah klasemen sementara.

Memasuki putaran kedua, Dewa United perlahan tampil lebih baik dibanding paruh pertama dan terbaru pada pekan 27, mereka berhasil mencuri tiga poin dari kandang Malut United setelah menang 2-1 atas tuan rumah.

Kebangkitan Dewa United ini menurut Riekerink tidak terlepas dari pergerakan mereka di bursa transfer paruh musim untuk mendatangkan pemain berkualitas yang membuat level 11 pertama dan bangku cadangan menjadi merata.

"Saat ini kami memiliki bangku cadangan yang sangat kuat dengan pemain-pemain berkualitas, sesuatu yang tidak kami miliki di paruh pertama musim. Menurut saya, saat itu kami belum menemukan kompetisi yang sehat antar pemain di dalam tim," ujar Riekrink.

"Selama musim dingin, kami bekerja sangat keras untuk membentuk skuad yang seimbang dan kompetitif. Pada enam bulan pertama, kami belum memiliki tingkat persaingan yang cukup. Sekarang keseimbangan tim sudah baik," pungkasnya.

Saat ini Dewa United berada di peringkat kedelapan klasemen sementara Super League dengan 40 poin dari 27 pertandingan, berjarak enam poin dari posisi empat besar.