TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Massimiliano Allegri menjadi salah satu kandidat pelatih Timnas Italia. Bagaimana dengan sikap AC Milan?
Potensi Massimiliano Allegri menjadi pelatih Timnas Italia meningkat tajam.
Hal ini dikarenakan pelatih AC Milan itu memiliki ketertarikan untuk mengambil tantangan baru, seperti melatih Azzurri, dengan tujuan untuk tampil baik di Kejuaraan Eropa berikutnya pada tahun 2028 dan kembali ke Piala Dunia pada tahun 2030.
Sebuah misi kompleks yang, saat ini, membuatnya jauh lebih menarik bagi nama besar untuk menempuh jalan ini.
Baca juga: Andrew Robertson Bakal Hengkang dari Liverpool, AC Milan Siap Adu Sikut dengan 4 Tim
Baca juga: 1 Penyerang Incaran Santer Gabung Tim Amerika Serikat, AC Milan Gigit Jari?
Sementara itu, seperti yang dilaporkan oleh La Gazzetta dello Sport, AC Milan sedang memantau situasi tersebut, dan permintaan pertama dari Allegri untuk melanjutkan proyek kebangkitan bersama Rossoneri ini telah mulai berdatangan.
Dan menurut Calciomercato.com, persaingan untuk kepemimpinan tim nasional terutama terjadi antara Antonio Conte dan Massimiliano Allegri.
Pemilihan presiden federal pada 22 Juni akan sangat penting dalam menentukan siapa yang akan menjadi pemimpin Federasi Sepak Bola Italia dan pihak mana yang akan berpihak, mengingat pada saat itu kedua pelatih akan memiliki rencana yang jelas untuk masa depan, dengan musim yang telah berakhir.
Conte tertarik dengan kemungkinan tersebut dan telah membuka pintu untuk kembali (dengan De Laurentiis tidak menghalanginya), sementara Massimiliano Allegri hanya mengatakan bahwa ini bukan soal pelatih dan belum ada presiden federal.
Sehingga, situasinya masih berkembang.
Lebih jauh, tetapi masih ada, adalah pencalonan Roberto Mancini: ia akan bebas dari kontrak dengan klub Qatar Al Sadd dalam beberapa minggu dan siap untuk kembali ke bangku pelatih Azzurri.
Namun kembali ke Massimiliano Allegri, pelatih kelahiran Livorno ini saat ini terikat kontrak dengan AC Milan.
Sementara itu, menurut Gazetta dello Sport, kualifikasi untuk Liga Champions musim depan menjadi penentu akankah Massimiliano Allegri akan bertahan atau tidak di AC Milan.
Apabila lolos ke Liga Champions, Massimiliano Allegri akan menuntut kekuasaan pengambilan keputusan yang lebih besar dalam memilih pemain untuk memperkuat skuadnya, mencari pemain yang sesuai dengan filosofi sepak bolanya dan memiliki keinginan yang kuat dan tak tergoyahkan untuk terus memainkan peran utama dan meraih kemenangan.
Pelatih kelahiran Livorno ini telah menerima peran sebagai kepala AC Milan dengan janji investasi signifikan selama bertahun-tahun untuk memajukan proyeknya, yang mengarah pada kemenangan Scudetto.
Namun, apabila tak lolos Liga Champions, tulis La Rosea, atau gagal merekrut pemain papan atas di bursa transfer, kepergian Massimiliano Allegri dari AC Milan untuk bergabung dengan Timnas Italia bukanlah hal yang mustahil.
Dan bagaimana dengan AC Milan?
Rossoneri berniat untuk melanjutkan kepemimpinan Massimiliano Allegri dan telah mulai merencanakan musim depan (dari tujuan transfer awal, memprioritaskan perekrutan pemain kelas atas di setiap lini, hingga tur persahabatan yang telah dijadwalkan).
Selain itu, pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, tidak berniat melepas Allegri pada 22 Juni: jangan pernah mengatakan tidak mungkin, tetapi petinggi klub dengan tegas menolak opsi ini, dengan mencatat bahwa, dengan lolos ke Liga Champions, kontrak pelatih mereka akan otomatis diperpanjang hingga 2028, dengan opsi perpanjangan lebih lanjut hingga 2029.
(TribunJatimTimur.com)