BOLASPORT.COM - Ada satu alasan mengapa Rela Madrid layak khawatir mendapatkan musibah di kandang Bayern Muenchen.
Real Madrid dihadapkan dengan laga hidup-mati saat melawat ke markas Bayern Muenchen pada leg kedua perempat final Liga Champions 2025-2026.
Los Blancos dibebani misi untuk mengejar defisit gol dalam laga di Allianz Arena, Rabu (15/4/2026).
Madrid wajib menang guna membalas kekalahan 1-2 saat leg pertama.
Agar bisa lolos langsung ke semifinal, Madrid harus mengalahkan Muenchen dua gol tanpa balas.
Atau tidak, mereka bisa memaksakan babak tambahan atau adu penalti dengan skor 1-0 selama 90 menit.
Intinya adalah Madrid tidak boleh kebobolan supaya mempermudah jalan menuju babak empat besar.
Masalahnya, performa pertahanan Madrid di markas Muenchen cukup mengkhawatirkan.
El Real selalu kebobolan dalam tiga lawatan terakhir ke rumah raksasa Jerman di Liga Champions, meski berujung kemenangan.
Untuk menilik tren negatif Madrid, kita perlu balik ke musim 2016-2017.
Kala itu, pada leg pertama perempat final, Madrid kemasukan satu gol lebih dulu oleh sindulan Arturo Vidal.
Namun, jagoan ibukota Spanyol bisa comeback dan menang 2-1 berkat dwigol Cristiano Ronaldo.
Madrid kembali mendatangi rumah Muenchen dalam leg pertama semifinal 2017-2018.
Jalan ceritanya pun sama, Madrid tertinggal lebih dulu sebelum menuntaskan laga dengan kemenangan 2-1.
Madrid lagi-lagi sowan ke markas Muenchen pada semifinal leg pertama edisi 2023-2024.
Hasilnya adalah pertarungan berakhir imbang 2-2.
Adapun kali terakhir Madrid mencetak lebih dari dua gol di kandang Muenchen terjadi pada leg kedua semifinal 2013-2014 (4-0).