Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mendesak pemerintah daerah segera menjelaskan perkembangan 18 desa persiapan yang direncanakan menjadi desa definitif.
Hal itu disampaikan Fathul Kwarumaratu dalam rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2025 bersama mitra komisinya, Selasa (14/4/2026).
Fathul menilai, keberadaan desa persiapan tersebut telah lama dibahas, namun hingga kini belum ada kejelasan tahapan yang dicapai.
Ia meminta pemerintah daerah memaparkan secara rinci progres pembentukan desa-desa tersebut.
“Ini sudah lama masuk dalam dokumen, termasuk di LKPJ. Jadi harus jelas, sudah sampai di tahap mana,” ujarnya.
Baca juga: Mantan Ibu Bhayangkari di Ambon Ngaku Dirudapaksa Oknum Polisi, Hendra Minta Keadilan
Baca juga: Kunker DPD RI di Maluku: Gubernur Dorong Penguatan Pengawasan Energi dan Proyek Blok Masela
Menurutnya, informasi desa persiapan sangat penting untuk diketahui DPRD sebagai bagian dari fungsi pengawasan.
Fathul juga menyinggung adanya rencana pembentukan tim verifikasi dan evaluasi sebagaimana arahan pemerintah provinsi.
Ia mempertanyakan apakah tim tersebut sudah terbentuk atau belum.
“Kalau tim sudah ada, maka harus dijelaskan juga bagaimana progres kerja selama ini,” tegasnya.
Ia menegaskan, pembentukan desa definitif tidak bisa dilakukan tanpa tahapan yang jelas dan terukur.
Fathul mengakui, sejumlah desa persiapan perlu mendapat perhatian khusus agar penetapan desa definitif akan berdampak langsung pada peningkatan pembangunan di wilayah tersebut.
Selain itu, status desa definitif dianggap bisa membuka peluang peningkatan alokasi dana desa dari pemerintah pusat.
“Kalau 18 desa ini sudah definitif, maka potensi anggaran yang masuk ke daerah juga akan meningkat,” jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan, langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap pemerintah daerah segera menuntaskan proses tersebut agar tidak berlarut-larut.
“Ini momentum yang harus dimanfaatkan, apalagi daerah sedang berupaya menarik anggaran dari pusat,” tutupnya.
Berikut 18 desa persiapan di SBT: