Sinopsis Drama China The Heir, Ambisi Yang Zi dan Elvis Han Rebut Kejayaan Industri Tinta
Gemma Ramadhina Zaneta April 15, 2026 08:34 AM

Grid.ID - Drama China The Heir merupakan drama kolosal yang disutradarai oleh Huai Kai Dong dan dibintangi oleh Yang Zi serta Elvis Han sebagai pemeran utama. Drama ini dikabarkan akan tayang pada akhir Mei 2026.

Drama ini nantinya akan memiliki total 40 episode dengan durasi sekitar 45 menit per episode. The Heir dapat disaksikan melalui platform resmi iQIYI. Berikut sinopsis drama China The Heir.

Li Zhen (Yang Zi) adalah seorang wanita muda yang berasal dari keluarga pembuat tinta pada pertengahan Dinasti Ming. Sejak kecil, ia tumbuh di tengah tradisi pembuatan tinta yang telah diwariskan turun-temurun dalam keluarganya.

Namun, kehidupan Li Zhen berubah ketika industri tinta Huizhou diguncang oleh kasus persembahan tinta yang menggoyahkan tatanan lama. Keluarga Li Mo, yang telah berdiri selama seabad, pun jatuh dari puncak kejayaan mereka.

Li Mo mengalami luka yang mendalam akibat kejatuhan tersebut, sementara keluarga Luo justru bangkit dan mengambil alih dominasi industri tinta. Di bawah kepemimpinan mereka, industri tinta sempat mencapai masa kejayaan yang luar biasa.

Sayangnya, kesuksesan keluarga Luo tidak bertahan lama karena mereka terlibat dengan urusan pemerintah. Hal itu berujung pada kehancuran yang membuat industri tinta kembali berada dalam ketidakpastian.

Di tengah situasi sulit tersebut, Li Zhen yang merupakan putri bungsu dari kamar kedelapan klan Li mulai bangkit. Dengan tekad kuat, ia menekuni pembuatan tinta demi mencari nafkah dan mengangkat kembali nama keluarganya.

Berkat bakat dan kerja kerasnya, Li Zhen berhasil menjadi sosok menonjol atau “kuda hitam” dalam industri tinta Huizhou. Ia perlahan membangun kembali kejayaan yang sempat hilang dari keluarganya.

Di sisi lain, Luo Wen Qian (Elvis Han), putra kedua keluarga Luo, juga memiliki ambisi besar untuk memulihkan bisnis keluarganya. Ia menyusun berbagai strategi untuk mengembalikan kekuatan industri tinta Huizhou dengan caranya sendiri.

Li Zhen dan Luo Wen Qian pun harus menghadapi tantangan besar dari pendatang baru, yaitu keluarga Tian Mo. Dengan kecerdasan dan keberanian, mereka bersaing sengit demi mempertahankan dan menguasai industri tinta.

Ketika larangan ekspor ke laut kembali diberlakukan dan persaingan dengan industri tinta luar negeri semakin ketat, Li Zhen tidak menyerah. Ia menggabungkan keahlian terbaik dalam pembuatan tinta hingga berhasil menciptakan produk berkualitas tinggi yang dikenal sebagai “tinta terbaik di dunia” dari Huizhou.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.