Hujan di Pantai Insumbre Tidak Menyurutkan Semangat Penutupan Musrenbang Biak Numfor
Marius Frisson Yewun April 15, 2026 09:26 AM

 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Fiona Sihasale

TRIBUN-PAPUA.COM, BIAK - Wakil Bupati Biak Numfor, Provinsi Papua, Jimmy C. Kapissa, mengingatkan seluruh pemangku kepentingan agar hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD dan Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2027 benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta menjadi pijakan utama dalam arah pembangunan daerah.

Wabup Jimmy Kapissa menilai, forum Musrenbang memiliki peran penting dalam memastikan kesinambungan pembangunan yang telah berjalan sekaligus menyesuaikan kebijakan dengan kondisi saat ini di daerah.

Menurutnya, pembangunan yang telah dirintis sebelumnya perlu dilanjutkan dengan pendekatan baru yang lebih kontekstual. Visi, misi, serta strategi pembangunan ke depan harus mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat secara nyata.

Baca juga: Mimika Didominasi Berawan Namun Tiga Distrik Wajib Siaga Hujan

“Semangat pembangunan harus terus kita jaga, namun pendekatan yang kita gunakan harus disesuaikan dengan kondisi saat ini agar lebih tepat sasaran,” ujarnya saat menutup Musrenbang RKPD dan Otsus Tahun 2027 di Pantai Insumbre Distrik Bondifuar, Selasa (14/4/2026) 

Ia mengungkapkan bahwa hasil Musrenbang tahun 2027 menghasilkan berbagai program dengan pagu indikatif yang cukup besar, mencerminkan masih tingginya kebutuhan masyarakat. Disisi lain, keterbatasan kemampuan fiskal daerah menjadi tantangan yang harus disikapi dengan penentuan prioritas yang matang.

sadksakdkasdas
MUSRENBANG RKPD - Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy C. Kapissa saat menutup musrenbang RKPD dan Otsus Tahun 2027 di Pantai Insumbre, Distrik Bondifuar, Selasa (14/4/2026). Musrenbang kali ini berbeda sebab tidak seperti biasanya yang mayoritas berlangsung di hotel atau gedung-gedung besar lainnya, melainkan berlangsung di Pantai Insumbre.

Wakil Bupati berharap usulan yang telah disepakati dapat mengakomodasi aspirasi masyarakat dalam porsi yang lebih besar. Hal tersebut dinilai sebagai bentuk keberpihakan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Baca juga: Biak Numfor Gelar Musrenbang Unik di Pantai Insumbre Sekaligus Pasar Murah

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan. Dengan demikian, program yang dijalankan tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat serta membuka peluang kerja yang lebih luas.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar hasil Musrenbang tahun sebelumnya tetap menjadi rujukan dalam penyusunan dokumen perencanaan tahun berjalan. Konsistensi antar dokumen dinilai penting agar arah pembangunan tetap terjaga dan tidak terputus.

“Hasil Musrenbang hari ini harus menjadi jembatan antara dokumen perencanaan jangka menengah daerah dengan rencana kerja perangkat daerah, sehingga penyusunan APBD 2027 bisa tepat waktu sesuai jadwal,” imbuhnya

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Jimmy Kapissa juga menyampaikan apresiasi kepada DPRK Biak Numfor atas kontribusi melalui pokok-pokok pikiran dewan selama proses pra-Musrenbang hingga pelaksanaan kegiatan. 

Apresiasi yang sama juga diberikan kepada seluruh pejabat eselon II, III, dan IV yang telah menunjukkan komitmen dalam mensukseskan Musrenbang.

Baca juga: Transformasi BKKBN Papua Menjadi Kementerian Perluas Jangkauan Kebijakan

Dengan berbagai catatan tersebut, diharapkan hasil Musrenbang tidak hanya berhenti sebagai dokumen perencanaan, tetapi dapat diwujudkan secara nyata dalam program pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Biak Numfor.

Walaupun musrenbang diwarnai dengan cuaca hujan, namun tidak mengurangi semangat pimpinan daerah dan pejabat lainnya untuk tetap melaksanakan agenda rutin tahunan tersebut.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.