Rekor Fenomenal Lamine Yamal, Bersinar di Tengah Kegagalan Barcelona di Liga Champions
Muhammad Nursina Rasyidin April 15, 2026 01:30 PM

TRIBUNNEWS.COM - Lamine Yamal kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu talenta paling luar biasa di Eropa saat ini. 

Meski Barcelona tersingkir dari Liga Champions, namun hal itu tak menghentikan Lamine Yamal untuk menulis ulang buku rekor di kompetisi benua biru.

Dalam leg kedua perempat final melawan Atletico Madrid di Civitas Metropolitano, Yamal tampil sebagai motor serangan utama. 

Pemain berusia 18 tahun itu membuka skor hanya dalam empat menit pertama, memberi harapan kebangkitan bagi Barcelona yang datang dengan defisit dua gol lantaran kalah 0-2 di leg pertama.

Gol tersebut bukan hanya penting secara pertandingan, tetapi juga bersejarah bagi Lamine Yamal.

Ia seketika menjadi pemain termuda dalam sejarah Liga Champions yang mencapai 20 kontribusi gol (gabungan gol dan assist).

Yamal sekarang telah mencetak 11 gol dan sembilan assist di panggung terbesar Eropa sebelum ulang tahunnya yang ke-19 atau lebih tepatnya 18 tahun dan 275 hari, dikutip dari Squawka.

 

Tak berhenti di situ, Yamal juga mencatat rekor lain sebagai pemain termuda yang terlibat dalam 10 gol dalam satu musim Liga Champions. 

Ia melampaui Haaland yang sebelumnya mencapainya bersama Red Bull Salzburg di usia lebih tua.

Striker Norwegia itu mencetak 11 kontribusi gol—10 gol dan satu assist—pada musim 2019–20 ketika ia berusia 19 tahun dan 212 hari. 

Sepanjang musim 2025/2026, kontribusi Yamal memang luar biasa. 

Ia mencatatkan enam gol dan empat assist dalam perjalanan Barcelona hingga babak perempat final, termasuk tiga gol di fase gugur. 

Namun Yamal tidak akan mendapatkan kesempatan untuk melampaui penghitungan Haaland sekarang karena Barcelona keluar dari kompetisi musim ini.

Tetapi dia masih mencapai dua digit, prestasi luar biasa untuk seseorang yang begitu muda. 

Jumlah kontribusinya musim ini melampaui beberapa bintang besar seperti Vinicius Junior, Mohamed Salah, hingga Ousmane Dembele.

Bahkan secara total di semua kompetisi musim ini, Yamal telah terlibat dalam 40 gol di musim ini (23 gol, 17 assist dalam 44 pertandingan).

Ini jadi rekor baginya dalam satu musim bersama Barcelona, melampaui 39 keterlibatan gol yang ia buat di musim 2024/25 (18 gol, 21 assist dalam 55 pertandingan). 

GOCEK - Winger Barcelona, Lamine Yamal (tengah) mencoba melewati hadangan para pemain Atletico Madrid pada pertandingan leg pertama Perempat Final Liga Champions 2025/2026 di Camp Nou, Spanyol, Kamis (9/4) dini hari WIB.
GOCEK - Winger Barcelona, Lamine Yamal (tengah) mencoba melewati hadangan para pemain Atletico Madrid pada pertandingan leg pertama Perempat Final Liga Champions 2025/2026 di Camp Nou, Spanyol, Kamis (9/4) dini hari WIB. (fcbarcelona.com)

Hanya saja memang, semua performa gemilang Yamal tak cukup membawa Barcelona ke semifinal.

Tim asuhan Diego Simeone memastikan langkah ke empat besar setelah menang agregat 3-2, meninggalkan Barcelona dalam kekecewaan.

Bagi Yamal, pencapaian individu ini menjadi semacam penghibur di tengah kegagalan tim.

Ia sudah melakukan segalanya untuk mengangkat Barcelona, tetapi sepak bola tetaplah permainan kolektif yang tak bisa dimenangkan sendirian.
 
Walau tersingkir di Eropa, Yamal dan Barcelona masih memiliki alasan untuk tersenyum. Mereka berada di jalur kuat untuk mempertahankan gelar La Liga, unggul sembilan poin atas Real Madrid.

(Tribunnews.com/Tio)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.