TRIBUNNEWS.COM - Kabar mengejutkan datang dari klub Lionel Messi di Major League Soccer, yakni Inter Miami.
Tim yang berjuluk The Herons itu resmi kehilangan pelatih kepalanya, Javier Mascherano.
Mascherano telah mengumumkan pengundiran dirinya sebagai head coach karena alasan pribadi pada Rabu (15/4/2026) pagi WIB.
Keputusan ini menjadi kejutan besar bagi The Herons, terutama setelah Mascherano sukses membawa klub meraih gelar juara MLS Cup pertamanya pada musim 2025.
Mascherano, yang mengambil alih tim sejak akhir 2024 menggantikan Gerardo Martino menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh elemen klub atas kepercayaan selama ini.
"Saya memutuskan mengakhiri masa tugas saya sebagai pelatih Inter Miami karena alasan pribadi," ucap Mascherano dikutip dari laman resmi klub.
"Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada klub atas kepercayaan yang diberikan, kepada semua karyawan atas usaha kolektif, dan terutama kepada para pemain yang membuat kami merasakan momen-momen tak terlupakan."
"Saya akan selalu membawa kenangan tentang bintang pertama kami. Di mana pun saya berada, saya akan terus mendoakan yang terbaik untuk klub ini. Saya yakin Inter Miami akan terus meraih kesuksesan di masa depan," ujarnya.
Di bawah kepemimpinan Mascherano, Inter Miami menjalani musim 2025 yang luar biasa.
Mereka menjadi juara MLS Cup sekaligus juara Eastern Conference, mencetak rekor 101 gol sepanjang musim reguler dan playoff, menjadi rekor tertinggi dalam sejarah MLS.
Sementara di ajang lainnya, ia berhasil membawa Inter Miami mencapai semifinal Concacaf Champions Cup, final Leagues Cup, dan menjadi tim MLS pertama yang lolos ke babak gugur Piala Dunia Antarklub 2025.
Baca juga: Lionel Messi Ditinggal Javier Mascherano, Legenda Barca Masuk Radar 3 Pelatih Baru Inter Miami
Namun sayangnya performa Inter Miami justru menurun tajam di awal 2026 ini.
Dari tujuh pertandingan MLS, mereka hanya meraih 3 kemenangan dan 3 kekalahan, kini berada di peringkat ketiga Wilayah Timur dengan 12 poin, tertinggal empat poin dari Nashville di urutan pertama.
Selain itu, Inter Miami juga tersingkir dini di babak 16 besar Concacaf Champions Cup oleh Nashville SC dan belum meraih kemenangan dalam dua laga pertama di stadion baru mereka.
Pensiunnya Sergio Busquets dan Jordi Alba disebut sebagai faktor utama melemahnya skuad.
Kini Posisi Javier Mascherano akan diisi sementara oleh Guillermo Hoyos, pelatih asal Argentina berusia 62 tahun.
Hoyos sudah bergabung dengan tim akademi Inter Miami sejak pertengahan 2023 dan sempat memimpin latihan tim utama sejak Senin (13/4).
Menariknya, Hoyos memiliki hubungan spesial dengan Lionel Messi.
Ia pernah melatih Messi di akademi La Masia Barcelona saat Messi masih remaja.
Reuni antara Messi dan Hoyos ini menjadi sorotan utama.
Dengan kehadiran Messi, Luis Suerez, dan skuad bertabur bintang, Inter Miami diharapkan segera bangkit di MLS 2026.
Kini Hoyos akan menangani tim sebagai pelatih interim sambil klub mencari pelatih permanen baru.
Menarik dinantikan, kebangkitan tim Lionel Messi tersebut bersama pelatih interimnya saat ini.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)