Aduan Warga Soal MBG SMP 1 Kalikotes Ditanggapi Cepat, Pemkab Klaten Langsung Datangi Dapur SPPG
Rifatun Nadhiroh April 15, 2026 03:29 PM

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten Klaten bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP 1 Kalikotes. 

Aduan tersebut sebelumnya menyoroti sejumlah hal dalam pelaksanaan program yang dinilai perlu evaluasi dan perbaikan.

Sebagai bentuk respons, dilakukan peninjauan langsung ke lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dalam kunjungan tersebut, dilakukan pengumpulan informasi secara menyeluruh, mulai dari keterangan kepala dapur, ahli gizi, hingga pihak sekolah sebagai penerima manfaat program.

Baca juga: Ajang Krenova 2026 Klaten, Bupati Hamenang Harap Jadi Inovasi Berkelanjutan dan Bermanfaat

Pemerintah Kabupaten Klaten, yang berperan sebagai satuan tugas (satgas) pengawas MBG di daerah, menghimpun berbagai data, temuan lapangan, serta masukan dari berbagai pihak.

Seluruh hasil tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pihak yang memiliki kewenangan penuh dalam pengambilan keputusan terkait program MBG.

Hal ini mengingat program tersebut merupakan inisiatif pemerintah pusat yang pelaksanaannya melibatkan mitra-mitra SPPG di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh pengelola SPPG agar terus meningkatkan kualitas layanan, khususnya dalam penyediaan makanan bergizi bagi para siswa.

Anak-anak sebagai penerima manfaat program diharapkan mendapatkan pelayanan terbaik, mengingat mereka adalah generasi penerus bangsa.

Selain itu, seluruh pihak diingatkan untuk menjalankan operasional sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

Pemerintah juga menegaskan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Baca juga: Klaten Raih Prestasi di TOP BUMD Awards 2026, Bupati Hamenang Puji Memuji dan Harap Makin Berbenah

Perbaikan pola komunikasi menjadi salah satu poin penting yang ditekankan. Sinergi antara pihak sekolah sebagai penerima manfaat dan pihak dapur sebagai penyedia layanan dinilai perlu diperkuat agar program dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Dengan langkah evaluasi dan pembenahan ini, diharapkan program MBG di Kabupaten Klaten dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat nyata bagi para siswa.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.