ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepri Ansar Ahmad paparkan sejumlah rencana pembangunan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) tahun 2026.
Hal itu disampaikan Ansar saat bersilaturahmi dalam kegiatan halalbihalal bersama masyarakat Anambas, Minggu (12/4/2026) malam.
Gubernur Ansar yang hadir bersama Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura beserta rombongan, mengatakan berbagai program bantuan yang telah dilaksanakan pada tahun 2025 akan tetap dilanjutkan.
Sementara untuk rencana pembangunan tahun ini, di antaranya; pembangunan dermaga apung (HDPE) di Kecamatan Palmatak senilai Rp3,57 miliar, pembangunan paving blok Balai Desa Bukit Padi Kecamatan Jeja Timur, peningkatan Jalan Letung Pelabuna Letung, pembangunan jalan Batu Ampar–Batu Nyodong, serta pembangunan jalan Kampung Melayu–Tiangau.
Di bidang perlindungan sosial, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) juga melanjutkan program pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi puluhan ribu nelayan dan petani.
"Untuk nelayan sudah tahun keempat, sedangkan untuk petani sudah memasuki tahun kedua. Jumlah se-Kepri sebanyak 31.304 nelayan dan 9.200 petani," ujar Ansar melansir kepriprov.go.id, Rabu (15/4/2026).
Program ini memberikan jaminan perlindungan, termasuk santunan serta beasiswa pendidikan bagi anak-anak peserta hingga jenjang perguruan tinggi.
Program pemberdayaan ekonomi melalui pembiayaan UMKM juga terus dilaksanakan. Saat ini puluhan pelaku usaha di Kabupaten Kepulauan Anambas telah menerima dukungan permodalan.
Pada tahun 2025, Pemprov Kepri telah mengalokasikan bantuan sebesar Rp19,64 miliar untuk Kabupaten Kepulauan Anambas.
Bantuan mencakup berbagai sektor, di antaranya hibah untuk 15 rumah ibadah dengan nilai hampir Rp 2 miliar, insentif keagamaan bagi guru pendidikan nonformal seperti TPQ dan MDA, penyuluh agama non-PNS, serta para pemuka agama dan mubaligh.
Selain itu, program penguatan keagamaan juga dilakukan melalui penempatan Mubaligh Hinterland di wilayah kepulauan.
Anambas mendapatkan delapan orang dai guna membangun semangat optimisme serta memperkuat nilai keimanan masyarakat.
Gubernur Ansar juga menyoroti pentingnya penguatan nilai keimanan di tengah berbagai tantangan sosial yang terjadi di masyarakat, seperti meningkatnya kekerasan dan krisis sosial.
Menurutnya, penguatan spiritual menjadi salah satu kunci dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Di sektor pembangunan infrastruktur, Pemprov Kepri telah melaksanakan sejumlah program, di antaranya pembangunan jalan penghubung Batu Nyodong Desa Payalaman ke Desa Batu Ampar, pemeliharaan rutin jalan provinsi, peningkatan rekonstruksi jalan Letung–Kuala Maras, serta lanjutan penimbunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Lapangan Desa Teban di Kecamatan Palmatak.
Kemudian perluasan jaringan listrik juga terus dilakukan di wilayah yang belum terjangkau, seperti di Dusun Elang, Dusun Penebung, dan Dusun Nuan, dengan total puluhan penerima manfaat.
Hingga tahun ini, Pemprov Kepri telah memberikan bantuan pemasangan jaringan listrik bagi 1.777 rumah tangga di Kabupaten Anambas.
"Total keseluruhan di Kepulauan Riau, bantuan pemasangan jaringan listrik dalam Program Kepri Terang telah dilakukan di sebanyak 14.225 rumah tangga," jelas Gubernur lagi.
Gubernur Ansar menegaskan jika berbagai pembangunan serta bantuan yang dilaksanakan di Anambas menjadikan Kepulauan Riau Maju, Makmur dan Merata. (adv)