Lewat Brand Maltofer, Combiphar Gaungkan Pentingnya Zat Besi untuk Semua Usia
Sponsored Content April 15, 2026 05:19 PM

TRIBUNNEWS.COM - Memasuki usia ke-55 tahun, Combiphar terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan solusi kesehatan yang relevan bagi masyarakat Indonesia melalui semangat #SehatkanKiniMenangkanEsok.

Combiphar secara konsisten berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk dalam menjawab tantangan kesehatan yang masih banyak dihadapi, seperti kekurangan zat besi di berbagai kelompok usia.

Sejalan dengan komitmen tersebut, Combiphar melalui brand Maltofer resmi meluncurkan kampanye #ZatBesiPasBekerjaCerdas, sebuah inisiatif edukatif yang bertujuan mendorong masyarakat untuk lebih memahami pentingnya zat besi sekaligus lebih cermat dalam memilih suplementasi yang tepat di setiap tahap kehidupan—mulai dari bayi, anak-anak, remaja, hingga dewasa dan ibu hamil.

Kemampuan kognitif seperti fokus/konsentrasi dan daya ingat, memegang peranan penting dalam mendukung aktivitas belajar dan produktivitas sehari-hari.

Salah satu nutrisi esensial yang berkontribusi terhadap fungsi tersebut adalah zat besi. Namun, kekurangan zat besi masih menjadi tantangan kesehatan yang perlu mendapat perhatian lebih luas.

Prevalensi anemia di Indonesia masih tergolong cukup tinggi. Berdasarkan Survey Kesehatan Indonesia 2023, prevalensi anemia tercatat pada anak usia 0-4 tahun 23,8 persen, 5-14 tahun 16,3n pada perempuan secara keseluruhan 18,0% (SKI 2023)1.

Pada ibu hamil, secara global WHO mencatat kasus anemia sekitar 37,2%. Sebagian besar kasus anemia disebabkan oleh kekurangan zat besi. 

Kondisi ini menunjukkan bahwa kekurangan zat besi masih menjadi tantangan kesehatan yang berdampak pada fungsi kognitif, kemampuan belajar, serta potensi tumbuh kembang jika tidak ditangani dengan tepat.

Weitarsa Hendarto, Direktur PT Combiphar, menyampaikan, “Melalui kampanye #ZatBesiPasBekerjaCerdas, kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih memahami pentingnya pemenuhan zat besi secara tepat di setiap tahap kehidupan."

"Maltofer sendiri telah dikenal luas melalui rekomendasi tenaga kesehatan, dan sebagai obat bebas, dapat diakses dengan lebih mudah oleh masyarakat untuk membantu menangani kekurangan zat besi, baik dengan maupun tanpa anemia. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan solusi kesehatan yang relevan dan berdampak bagi masyarakat Indonesia," lanjutnya.

Baca juga: Dokter Ingatkan Bahaya Kekurangan Zat Besi pada Anak, Bisa Berdampak Seumur Hidup

Senior General Manager Marketing PT Combiphar, Debi Widianti, menambahkan, “Maltofer hadir sebagai solusi suplementasi zat besi yang dipercaya selama lebih dari 60 tahun di dunia dan menjadi pemimpin pasar di kategori suplementasi oral dalam format cair di segmen anak, serta dipercaya oleh tenaga kesehatan, sehingga memberikan keyakinan lebih bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan zat besi di berbagai tahap kehidupan, termasuk dalam mendukung tumbuh kembang anak.”

Zat besi dalam Maltofer hadir dalam bentuk Iron Polymaltose Complex (IPC), yaitu zat besi unik dengan mekanisme pelepasan zat besi terkendali sehingga dapat diserap sesuai kebutuhan tubuh.

“Dengan formulasi Iron Polymaltose Complex (IPC) yang bekerja cerdas, Maltofer tidak hanya menawarkan efektivitas dalam membantu mengatasi kekurangan zat besi, tetapi juga kenyamanan penggunaannya dengan profil efek samping saluran cerna yang lebih rendah, seperti konstipasi, mual, dan muntah," jelas Debi.

"Selain itu, Maltofer dapat dikonsumsi kapan saja tanpa perlu jeda dengan makanan dan minuman, berbeda dengan garam besi seperti feros sulfat (Fe⊃2;⁺) yang umumnya perlu diberikan dengan jarak 1-2 jam. Hal ini membantu meningkatkan kepatuhan dalam konsumsi. Kami berharap Maltofer dapat menjadi solusi yang lebih tepat, praktis, dan berkelanjutan bagi masyarakat dalam menjaga kecukupan zat besi,” tambahnya.

kampanye combiphar maltofer
(ki-ka) dr. Lucky Yogasatria Sp.A, Dokter Spesialis Anak dan Konselor Laktasi dan Debi Widianti, Sr. General Manager Marketing PT Combiphar dalam sesi diskusi bersama mengenai pentingnya pemenuhan zat besi di setiap tahap kehidupan

 

Pentingnya Zat Besi Bagi Semua Usia

Sejalan dengan upaya edukasi tersebut, perspektif medis menjadi penting untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada masyarakat.

Dari sisi medis, dr.Lucky Yogasatria, Sp.A., Dokter Spesialis Anak dan Konselor Laktasi, menjelaskan, “Zat besi memiliki peran penting dalam pembentukan sel darah merah serta mendukung fungsi kognitif, termasuk konsentrasi dan kemampuan belajar. Kebutuhan zat besi perlu diperhatikan sejak dini, mulai dari bayi hingga usia dewasa, terutama pada periode pertumbuhan, masa remaja, sebelum kehamilan, hingga selama kehamilan. Pada masa kehamilan, kecukupan zat besi sangat penting untuk mendukung kesehatan ibu, pertumbuhan janin, serta membantu menurunkan risiko bayi lahir dengan cadangan zat besi yang rendah, sehingga dapat menekan potensi kekurangan zat besi pada bayi sejak awal kehidupan.”

Ia pun melanjutkan, “Pemenuhan zat besi sebaiknya diutamakan dari pola makan bergizi seimbang, namun pada kondisi tertentu suplementasi dapat dipertimbangkan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Saat ini, tersedia berbagai pilihan suplementasi zat besi oral, termasuk dalam bentuk Iron Polymaltose Complex (IPC), yang memiliki karakteristik pelepasan zat besi yang lebih terkendali sehingga membantu penyerapan sesuai kebutuhan tubuh, cenderung lebih nyaman di saluran pencernaan, serta dapat dikonsumsi bersama makanan.”

Untuk menjangkau kebutuhan di setiap tahap kehidupan, Maltofer hadir dalam berbagai pilihan sediaan yang dirancang sesuai usia:

  • Maltofer Drops (Obat Tetes) 30 mL – Diperuntukkan bagi bayi dan balita, setiap mL (20 tetes) mengandung Iron Polymaltose Complex (IPC) 178,5 mg atau setara dengan 50 mg zat besi.
  • Maltofer Sirup 150 mL – Diformulasikan untuk anak-anak, setiap 5 mL sirup mengandung Iron Polymaltose Complex (IPC) 178,5 mg atau setara dengan 50 mg zat besi.
  • Maltofer Tablet Kunyah – Untuk remaja hingga dewasa, mengandung Iron Polymaltose Complex (IPC) 357 mg atau setara dengan 100 mg zat besi per tablet dengan rasa cokelat yang nyaman dikonsumsi.
  • Maltofer Fol Tablet Kunyah – Mengandung Iron Polymaltose Complex (IPC) 357 mg atau setara dengan 100 mg zat besi dan 0,35 mg asam folat, direkomendasikan untuk wanita hamil, menyusui, dan usia subur.

Ketersediaan berbagai bentuk sediaan ini memungkinkan Maltofer menjangkau kebutuhan mulai dari bayi, anak-anak, hingga dewasa. Selain itu, pilihan rasa seperti cokelat pada Maltofer tablet kunyah dan Maltofer Fol serta creamy pada Maltofer Drops dan Sirup sehingga mendukung kepatuhan penggunaan, terutama pada anak-anak.

“Melalui kampanye #ZatBesiPasBekerjaCerdas yang mengedepankan pendekatan edukasi dengan melibatkan tenaga kesehatan dan berbagai komunitas, kami berharap inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kesadaran, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kecukupan zat besi sebagai bagian dari gaya hidup sehat,” tutup Weitarsa.

Baca juga: 7 Makanan Kaya Zat Besi: Kunci untuk Mencegah Anemia dan Meningkatkan Kesehatan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.