Polisi Tewas Dianiaya Senior di Batam, Polda Kepri Periksa 3 Anggotanya
Garudea Prabawati April 15, 2026 04:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Aksi penganiayaan berlandaskan senioritas kembali terjadi di dalam tubuh Polri.

Anggota polisi bernama Bripda Natanael Simanungkalit (20) tewas setelah dianiaya di asrama, Senin (13/4/2026) malam.

Korban yang merupakan anggota Samapta Polda Kepulauan Riau (Kepri) ini tewas setelah dianiaya oleh seniornya, Bripda AS.

Mirisnya, korban baru lulus pada Desember 2025 lalu.

Bripda sendiri merupakan pangkat terendah dalam jenjang kepangkatan Bintara Polri.

Pangkat Bripda biasanya disandang oleh anggota polisi yang baru saja lulus pendidikan.

Selain memeriksa Bripda AS, pihak Polda Kepri juga memeriksa tiga orang anggota polisi lainnya.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin mengonfirmasi hal tersebut.

Mengutip TribunBatam.id, mengatakan, ketiganya tengah didalami perannya.

Pasalnya, tiga anggota polisi tersebut berada di lokasi kejadian saat pemukulan terjadi.

"Masih berproses dan pendalaman. Mereka ada di TKP saat itu. Dan sedang dalami perannya, apakah ikut menjadi korban pemukulan, atau turut serta membantu atau mengetahui," ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Baca juga: 2 Kasus Anggota Polisi Tewas setelah Dianiaya Senior, Terbaru Korban Baru Lulus Desember 2025

Ia menegaskan, Polda Polri akan menindak tegas anggotanya yang melakukan penganiayaan hingga menyebabkan rekannya meninggal dunia.

"Sesuai arahan Bapak Kapolri, akan memproses sekeras-kerasnya. Kami tak akan mentolerir tindakan dan pelanggaran hukum yang terjadi. Walaupun itu melibatkan anggota kami. Berikan kami mohon waktu untuk memproses perkara ini setuntas-tuntasnya," tegasnya.

Bripda AS Jadi Tersangka

Terpisah, Kabid Propam Polda Kepri, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto mengatakan bahwa aksi penganiayaan tersebut terjadi di Rumah Susun Mess Bintara Polda Kepri, Senin (13/4/2026) malam.

"Memang terjadi adanya penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anggota DIT Samapta. Senior korban, Bripda AS," ujar Eddwi, dikutip dari TribunBatam.id.

BRIPDA NATANAEL TEWAS - Foto Bripda Natanael Simanungkalit semasa hidup. Ia tewas setelah dianiaya oleh seniornya pada Senin (13/4/2026) malam. Dia diduga dianiaya karena tidak menjalankan kegiatan kurve. Di sisi lain, keluarga sempat curiga ketika belum mengetahui penyebab pasti tewasnya Bripda Natanael. Pasalnya, tubuh korban dipenuhi luka lebam
BRIPDA NATANAEL TEWAS - Foto Bripda Natanael Simanungkalit semasa hidup. Ia tewas setelah dianiaya oleh seniornya pada Senin (13/4/2026) malam. Dia diduga dianiaya karena tidak menjalankan kegiatan kurve. Di sisi lain, keluarga sempat curiga ketika belum mengetahui penyebab pasti tewasnya Bripda Natanael. Pasalnya, tubuh korban dipenuhi luka lebam (Tribun Batam)

Bripda AS pun kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Keluarga Berduka

Paman korban, Jefri menceritakan bahwa keponakannya merupakan sosok pendiam yang tidak mau membuat masalah.

"Nael (sapaannya) ini anaknya pendiam, enggak mau buat masalah. Enggak neko-neko lah," ujar pamannya, Jefri.

Kepada TribunBatam.id, korban merupakan lulusan SMAN 19 Batam dan berhasil masuk ke Polri.

Ia lulus pendidikan pada Desember 2025 dan dilantik pada Januari 2026.

Sejak itu, Natanael tinggal di mess Bintara Remaja Polda Kepri, menjalani masa awal pengabdiannya sebagai anggota kepolisian.

Sebelum meninggal dunia, korban sempat video call dengan orang tuanya dengan kondisi baik-baik saja.

Namun, beberapa jam berselang, pihak keluarga mendapat kabar bahwa Nael telah meninggal dunia dan berada di ruang jenazah RS Bhayangkara Polda Kepri.

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunBatam.id, Beres Lumbantobing/Ucik Suwaibah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.