- Dilaporkan surat yang diduga berasal dari Kementerian Luar Negeri Indonesia bocor ke publik hingga memicu kekhawatiran.
Isi surat itu menyinggung soal kemungkinan pemberian izin terbang bebas bagi militer Amerika Serikat di wilayah udara Indonesia.
Dilansir dari reuters.com pada Rabu (15/4), hal ini berisiko tinggi.
Sebab, bisa menyeret Jakarta dalam pusaran konflik Laut China Selatan.
Selain itu bisa menjadikan Indonesia sebagai sasaran tembak.
Dalam surat tertanggal awal April itu, Kemlu mendesak Kemhan untuk menunda kesepakatan final dengan Washington.
Kendati demikian, belum jelas apakah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan mitranya dari AS, Pete Hegseth benar-benar membahas proposal penerbangan lintas udara tersebut.
Dilaporkan, Pentagon menyebut, kedua negara telah menjalin kemitraan kerja sama pertahanan utama.
Pihaknya menyebut, sudah menggunakan sejumlah cara yang akan dimanfaatkan untuk membangun hubungan pertahanan.
Terkait hal itu, juru bicara Kementerian Pertahanan Indonesia, Rico Ricardo Sirait membuka suara.
Menurutnya, izin penerbangan lintas wilayah bukanlah pilar kerja sama yang disepakati dalam kemitraan tersebut.
https://www.reuters.com/world/china/indonesias-foreign-ministry-urges-caution-over-us-military-overflight-proposal-2026-04-14/
#viraldimediasosial #Suratizinas #medsos #kemlu #kementrianluarnegeri #indonesiaterancam #viory #amerikaserikat