BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Camat Tempilang, Rusian mengatakan di wilayah Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat masih terdapat sejumlah titik di desa-desa yang mengalami sinyal telekomunikasi lemah bahkan blank spot.
"Hal ini terlihat dari penggunaan handphone untuk telepon maupun media sosial yang masih tidak stabil. Bahkan di beberapa lokasi terdapat blank spot," kata Rusian, kepada Bangkapos.com, Rabu (15/3/2026) di tempat kerjanya.
Ia mencontohkan, di kawasan wisata Pantai Pasir Kuning sinyal masih lemah. Begitu juga di Desa Simpang Yul, beberapa dusun belum terjangkau sinyal.
Kondisi serupa juga ditemukan di arah Desa Penyampak hingga Tanjung Nyiur, yang masih memiliki sejumlah titik tanpa jaringan.
Menurutnya, kebutuhan akan sinyal yang kuat saat ini sangat penting. Baik bagi anak-anak maupun orang dewasa untuk berbagai keperluan.
Lemahnya jaringan dinilai sangat mengganggu aktivitas digital masyarakat, sehingga diharapkan ada upaya untuk memperkuat sinyal di wilayah tersebut.
"Kita saat ini sangat menginginkan sinyal yang jelas, baik dari anak kecil hingga dewasa, menggunakan sinyal untuk berbagai kepentingan. Jadi apabila sinyal susah sangat mengganggu aktivitas digital, harapan bisa diperkuat sinyalnya dari penyedia tower," kata Rusian
Ia menambahkan, beberapa waktu lalu, pimpinan daerah telah memanggil pihak-pihak terkait untuk membahas penguatan sinyal di Kecamatan Tempilang. Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Bangka Barat bersama Diskominfo serta stakeholder lainnya.
Dalam pertemuan itu dibahas rencana penambahan tower maupun relay dari tower penguat lain. Upaya ini diharapkan mampu menjangkau wilayah hingga beberapa kilometer, termasuk ke seluruh pelosok dusun.
"Mudah-mudahan semuanya bersinergi memperkuat sinyal itu, para penyedia juga bisa memahami, dan melalui penguatan oleh pemerintah," tutupnya.
(Bangkapos.com/Riki Pratama)