TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang mengundang investor membangun hotel dan pusat perbelanjaan di kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
Wakil Bupati Batang Suyono mengungkapkan, kehadiran fasilitas akomodasi ini mendesak seiring meningkatnya aktivitas di kawasan industri tersebut.
Banyak investor dan tenaga kerja dari luar daerah, terutama kalangan manajerial, membutuhkan tempat menginap yang representatif dan dekat lokasi kerja.
"Pemerintah daerah sebenarnya sudah berpikir ke arah itu. Bahkan, sudah ada beberapa pihak yang tertarik membangun hotel di kawasan industri," kata Suyono, Rabu (15/4/2026).
Baca juga: Bupati Batang Ingin Ada KRL Tujuan KITB: Jadi Solusi Macet dan Ringankan Pekerja
Ia menjelaskan, Pemkab Batang telah menyiapkan lokasi strategis untuk pengembangan proyek tersebut.
Lahan di sekitar Hutan Kota Batang direncanakan menjadi kawasan superblock yang akan memadukan hotel dan pusat perbelanjaan dalam satu area terpadu.
"Di Batang ini, tepatnya di sebelah Hutan Kota, sudah dirancang menjadi superblock untuk hotel dan mal."
"Tinggal menunggu realisasi dari investor," jelasnya.
Menurut Suyono, proyek ini sangat terbuka untuk kerja sama antara pemerintah daerah dengan pihak swasta.
Baca juga: Kirab Budaya HUT Batang Meriah: Bupati Sebar Udek-udek Hingga Warga Rebutan 17 Gunungan
Mengingat lahan yang disiapkan merupakan aset milik Pemda, skema kolaborasi dinilai menjadi solusi terbaik untuk mempercepat pembangunan.
Pemkab Batang pun secara terbuka mengundang para investor untuk masuk dan berpartisipasi dalam pengembangan kawasan tersebut.
Kehadiran hotel dan fasilitas pendukung lain diharapkan mampu meningkatkan daya tarik investasi, sekaligus memperkuat ekosistem industri di Batang.
"Kami membuka peluang seluas-luasnya bagi investor."
"Harapannya, para investor dan karyawan dari luar kota bisa menginap di Batang, sehingga aktivitas ekonomi juga tumbuh di sini," tuturnya. (*)