TRIBUNPEKANBARU.COM, ROHIL - Pengelolaan sampah di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) terkendala karena keterbatasan armada dan rusaknya alat berat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Suwandi menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Rohil, terkhususnya di wilayah Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rohil.
"Pengelolaan sampah kami sampaikan kendala kami selama ini, salah satunya adalah armada," ujarnya. Suwandi menjelaskan bahwa saat ini pengangkutan sampah yang beroperasi di wilayah Kecamatan Bangko berjumlah 4 unit, kemudian di Kecamatan Bagan Sinembah sebanyak 3 unit.
Selain itu, kendala lainnya adalah kerusakan alat berat yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bagansiapiapi.
Seperti yang dijelaskannya bahwa ada empat alat unit alat berat yang awalnya beroperasi di TPA Bagansiapiapi untuk pengelolaan sampah.
Empat unit alat berat tersebut, terdiri dari tiga unit excavator, dan satu unit dozer.
Namun beberapa bulan belakangan alat berat tersebut sudah rusak, sehingga tidak bisa dioperasikan kembali.
Oleh karena itu, pengelolaan sampah di TPA Bagansiapiapi menjadi terkendala.
Untuk perbaikannya, Suwandi mengatakan tidak bisa dilakukan saat ini.
Baca juga: 8 Rumah Diduga Milik Bandar Narkoba di Panipahan Rohil Disegel Polisi
"Untuk perbaikan membutuhkan anggaran, dan penganggarannya ada di APBD Perubahan," tuturnya.
Untuk mengatasi persoalan itu, DLH Rohil melakukan penyewaan sebanyak dua unit alat berat dari pihak swasta.
Namun alat berat yang disewa juga sempat mengalami kendala teknis. Suwandi memastikan kendala teknis tersebut bisa segera diatasi dalam satu dua hari ini.
Oleh karena itu, Suwandi berharap dukungan dari Komisi C. Ia menjelaskan bahwa pengelolaan sampah di TPA memang harus memakai alat berat.
Di Kabupaten Rohil terdapat tiga TPA, yakni TPA Bagansiapiapi, TPA Baganbatu, dan TPA Kubu. Saat ini hanya TPA Bagansiapapi yang memiliki alat berat untuk pengeloalan sampah.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kecamatan Bangko atas persoalan pengelolaan sampah yang terjadi.
"Saya memohon maaf kepada masyarakat karena terkendalanya pengelolaan sampah di Kecamatan Bangko, khususnya di Bagansiapiapi," tuturnya.
(Tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit)