- Wakil Sekjen Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, memberikan pembelaan terhadap Jusuf Kalla (JK) terkait dugaan penistaan agama yang kini menjadi sorotan publik.
Jansen menilai ceramah JK yang viral tersebut tidak mengandung unsur penistaan agama sebagaimana yang dituduhkan oleh sejumlah pihak.
Pernyataan ini disampaikan Jansen melalui media sosial pada Rabu (15/4/2026), setelah dirinya mengaku menonton video ceramah tersebut secara utuh.
Menurut Jansen, konteks pembicaraan JK berkaitan dengan pengalaman pribadinya dalam mendamaikan konflik di Poso dan Ambon.
Ia menekankan bahwa JK sedang menjelaskan bagaimana keyakinan agama yang salah dipahami dapat memicu konflik berkepanjangan, dan ia menegaskan tidak ada ucapan yang menyinggung umat Kristen.
Sebelumnya, Jusuf Kalla dilaporkan oleh Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) dan sejumlah organisasi lainnya ke Polda Metro Jaya pada Minggu (12/4/2026).
Namun, Jansen berpendapat inti dari ceramah tersebut justru menegaskan bahwa tidak ada satu pun agama yang membenarkan pembunuhan orang tidak bersalah.
Jansen menilai ceramah itu adalah pengingat agar konflik berbasis agama tidak kembali terulang di masa depan di Indonesia.