Kos Mahasiswi Sering Kebanjiran, Kawasan Kumuh Karangwangkal Ditata
Daniel Ari Purnomo April 15, 2026 07:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Warga RW 03 Kelurahan Karangwangkal di Kecamatan Purwokerto Utara kini tengah menanti pelaksanaan penataan kawasan permukiman yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas.

Rencananya, Pemkab Banyumas pada tahun ini akan melakukan penataan kawasan kumuh yang mencakup area seluas 15,3 hektare.

Wilayah penataan tersebut terbagi di dua kelurahan, yaitu Kelurahan Grendeng yang meliputi RT 01, RT 02, RT 03, RT 04 di RW 01, lalu RT 01, RT 02 di RW 03, dan RT 01, RT 02, RT 03 di RW 04.

Baca juga: Kawasan Kumuh Dekat Kampus Unsoed Purwokerto Bakal Ditata, Pemkab Banyumas Usulkan Rp8,5 M ke Pusat

Sementara itu, untuk wilayah Kelurahan Karangwangkal meliputi RT 01, RT 03, dan RT 04 di wilayah RW 03.

Saat ini, kucuran anggaran untuk proyek penataan kawasan kumuh tersebut sedang diajukan kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), dengan nilai usulan sebesar Rp8,5 miliar.

Tunggu Realisasi Penataan

Warga RT 03 RW 03 Kelurahan Karangwangkal, Sri Surya (63), mengatakan bahwa dirinya sudah mendengar kabar mengenai rencana penataan di perkampungannya tersebut.

Bahkan, ia mengaku sudah melihat langsung sejumlah petugas turun melakukan pengecekan lapangan dan pengukuran jalan.

"Katanya mau dibagusin, mau diaspal," tuturnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (15/4/2026).

Sri menceritakan, perkampungannya memang merupakan wilayah yang padat penduduk.

Hal ini turut dipengaruhi oleh menjamurnya bangunan kos-kosan yang dihuni oleh para mahasiswi.

Di samping itu, rumah-rumah warga di sana juga terbilang cukup banyak dan saling berhimpitan.

Kondisi yang selama ini kerap dikeluhkan oleh warga setempat adalah ketika terjadi curah hujan deras.

Di sejumlah titik, pasti akan terjadi genangan air yang cukup mengganggu aktivitas.

"Kalau hujan deras, banjir tingginya sebetis orang dewasa. Biasanya air di saluran meluap," ungkapnya.

Limpahan Air Kampus

Persoalan jalan yang terendam banjir genangan nyatanya juga menjadi makanan sehari-hari di permukiman RT 04 RW 03 Kelurahan Karangwangkal.

Ketua RT 04, Warsan (48), mengatakan bahwa saat hujan lebat mengguyur, pasti akan terjadi banjir genangan di jalan-jalan sekitar permukiman warga.

Hal itu utamanya disebabkan karena kondisi elevasi tanah di wilayahnya jauh lebih rendah dibandingkan daerah sekitarnya. Akibatnya, limpahan air dari arah gedung kampus akan langsung meluncur turun ke bawah mengarah ke permukiman warga.

"Di sini paling rendah. Saya jadi ketua RT di tahun 2022 juga sudah sering genangan," ujarnya.

Warsan mengungkapkan, pada tahun kemarin pihak terkait sebenarnya sempat melakukan pemasangan gorong-gorong baru di saluran air.

Langkah tersebut diakuinya memang membuat durasi genangan sedikit berkurang, tetapi belum mampu mengatasi permasalahan banjir secara tuntas.

Jadi, saat hujan tiba dan terjadi banjir, genangan air di sana masih bisa mencapai ketinggian sekitar 20 sentimeter.

"Harapannya setelah ada penataan jadi lebih baik dan keluhan warga benar-benar teratasi," jelasnya.

Dukungan Warga Setempat

Sebagai pemangku wilayah, Warsan sendiri sudah mendengar bocoran adanya rencana penataan di sejumlah RT yang ada di Kelurahan Karangwangkal.

Beberapa fokus penataan itu antara lain meliputi pengaspalan jalan poros, perbaikan pemasangan saluran air, hingga pemasangan paving block di jalan-jalan setapak.

"Untuk pemasangan paving dan khusus di jalan-jalan setapak yang gang-gang perkampungan," ungkap Warsan menambahkan.

Senada dengan warga lainnya, Jito (52) mengatakan bahwa dirinya bahkan mendengar selentingan wacana jika nantinya akan dibangun semacam taman di dekat area Lapangan Karangwangkal.

Kemudian, beberapa akses jalan perkampungan juga akan dirapikan menggunakan material paving block.

Pria yang baru sekitar enam bulan mengontrak rumah di wilayah tersebut mengaku sangat mendukung rencana penataan dari pemerintah daerah ini.

"Sangat setuju, biar semakin bagus dan semakin tertata. Kemudian lebih aman," katanya. (fba)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.