TRIBUNNEWS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terbaru untuk sejumlah wilayah strategis di Jawa Timur pada hari Kamis (16/4/2026).
Secara umum, kondisi atmosfer di wilayah ini menunjukkan dominasi kondisi cerah berawan yang stabil sepanjang hari di sebagian besar wilayah perkotaan.
Namun, kewaspadaan tetap diperlukan untuk wilayah penyangga seperti Kediri, yang berpotensi mengalami hujan ringan pada sore hari.
Fenomena cuaca ini dibarengi dengan suhu udara yang bervariasi, di mana wilayah Kediri terpantau memiliki titik suhu minimum yang cukup rendah mencapai 18°C, sementara Surabaya mencapai suhu maksimum 34°C.
Masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan kondisi kelembapan dan arah angin yang bergerak dari berbagai arah dengan kecepatan hingga 21 km/jam.
Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Papua Tengah Kamis, 16 April 2026: Dominan Berawan
Berikut adalah rincian prakiraan cuaca untuk masing-masing kota:
1. Kota Surabaya
Surabaya diprediksi akan didominasi oleh cuaca cerah berawan sepanjang hari dari dini hari hingga malam hari.
Suhu Udara: 25 – 34 °C
Angin: Berhembus dari Timur dengan kecepatan 21 km/jam.
2. Kota Kediri
Cuaca cerah pada pukul 01.00 WIB, kemudian berubah menjadi cerah berawan hingga malam hari.
Suhu: 22 – 32 °C
Angin: Utara (14 km/jam).
Baca juga: Prakiraan Cuaca Madura Kamis, 16 April 2026: Dua Kabupaten Didominasi Hujan Ringan
3. Kota Blitar
Cuaca di Kota Blitar diprediksi akan stabil dengan kondisi cerah berawan sejak pukul 01.00 WIB hingga 22.00 WIB.
Suhu Udara: 22 – 30 °C
Angin: Berhembus dari Timur Laut dengan kecepatan 10 km/jam.
4. Kota Madiun
Diprakirakan akan mengalami cuaca cerah berawan sepanjang hari tanpa potensi hujan yang signifikan.
Suhu Udara: 23 – 32 °C
Angin: Berhembus dari Barat Laut dengan kecepatan 9 km/jam.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Kota Sorong Kamis, 16 April 2026, Berawan di Sorong hingga Klaurung
BMKG mengeluarkan empat poin rekomendasi utama sebagai langkah antisipasi:
Waspada Bencana & Cuaca Ekstrem: Menghindari daerah rawan longsor dan banjir, serta mewaspadai potensi cuaca ekstrem terutama pada siang dan malam hari. Siapkan perlengkapan darurat.
Manajemen Drainase: Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau membersihkan saluran air dan memastikan resapan air berfungsi optimal untuk menampung curah hujan tinggi.
Investasi Lingkungan: Memanfaatkan musim hujan untuk menanam pohon guna memperkuat tanah dan meningkatkan resapan air di masa depan.
Pantau Informasi Terkini: Selalu memantau peringatan dini melalui aplikasi Info BMKG, media sosial resmi, sms blasting BMKG-KOMDIGI, atau menghubungi Call Center 196.
(Tribunnews.com/Mohay)