TRIBUNSTYLE.COM - Drama di balik pernikahan Teuku Rassya tampaknya belum sepenuhnya usai.
Alih-alih hanya menjadi momen bahagia, pernikahan tersebut justru diiringi polemik yang menyeret nama ibu kandungnya, Tamara Bleszynski, serta ibu tirinya, Nurah Pasya.
Perhatian publik mulai menguat ketika Tamara disebut hadir hanya sebagai “tamu undangan” dalam acara pernikahan putranya sendiri.
Di sisi lain, sosok yang mendampingi Teuku Rassya di pelaminan adalah sang ayah, Teuku Rafly Pasya, bersama istrinya, Nurah Pasya.
Situasi ini kemudian memicu beragam reaksi dari warganet. Nurah Pasya pun menjadi sasaran cibiran, bahkan dituding telah “merebut” peran ibu kandung dalam momen penting tersebut.
Meski Rassya telah memberikan klarifikasi dan diketahui sudah bertemu dengan Tamara, suasana belum juga benar-benar mereda.
Di tengah kondisi itu, Nurah Pasya mengungkapkan bahwa dirinya sempat berinisiatif untuk bertemu langsung dengan Tamara.
Namun, ajakan tersebut tidak mendapat respons seperti yang diharapkan.
Baca juga: Hubungan Makin Hangat, Potret Tamara Bleszynski Kumpul Bareng Teuku Rassya dan Menantu: Penuh Cinta
Hal tersebut disampaikan Nurah melalui unggahan di fitur broadcast akun Instagram pribadinya, @nourahsheivirah.
Sebagai ibu dari tiga anak, Nurah menegaskan bahwa keinginannya untuk bertemu bukan tanpa alasan.
Ia ingin meluruskan kesalahpahaman yang berkembang, terutama karena dampaknya mulai dirasakan oleh anak-anaknya yang ikut menjadi sasaran perundungan di media sosial.
Dalam percakapan yang dibagikan, Nurah terlebih dahulu menyampaikan niatnya untuk menyusul dan mengajak bertemu.
“Gmn sya mama oya boleh nyusul?,” tulis Nurah, dikutip Tribunnews, Minggu (19/4/2026).
Rassya kemudian memberi respons dengan menjelaskan situasi saat itu.
“Baru sampe mereka ma oya. Bentar yaa," jawab Rassya.
Nurah lalu mempertanyakan kemungkinan dirinya tidak diinginkan untuk bertemu.
“Mama gamau ketemu ya sya?,” tanya Nurah.
Mantan kekasih Aurel Hermansyah ini pun mencoba menggali maksud kedatangan Nurah.
“Mama oya kesini kira2 persinya mau ngomong apa," jawab Rassya.
Menanggapi hal itu, Nurah menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki maksud khusus selain menyapa.
“Ga ngomong apa2. Kaya ga ada apa2 aja. Kan blg nya cuma nyapa," jawab Nurah.
Rassya kemudian menjelaskan bahwa dirinya diminta untuk menanyakan hal tersebut.
“Ini soalnya rassya disuruh nanya.”
Nurah kembali menekankan niatnya yang sederhana untuk bertemu sebentar.
“Cuma ketemu aja nyapa sebentar. Mamaoya mau jalan nonton. Gpp kok. Kemarin juga baik2 aja.”
Rassya memastikan tidak akan terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Oke ma oya tapi bener gabakal gimana2 kan” jawab Rassya.
Nurah pun berusaha meyakinkan.
"Gabakal. Percaya deh. Mamaoya gamungkin bikin rassya masalah. Sya gmn?. Klo emg gaboleh mama oya pergi ke kokas,” kata Nurah.
Namun, Rassya akhirnya menyarankan agar pertemuan tersebut ditunda karena situasi yang dinilai belum kondusif.
“Kayaknya baiknya jangan dulu ma oya, agak kurang stabil situasinya. Nanti rassya cari cara ya buat stopin netizennya,” jawab Rassya.
Menutup percakapan, Nurah menyatakan bahwa dirinya sudah berusaha menjalin hubungan baik, meski tidak mendapat sambutan.
“Ok yg penting mamaoya udah coba mau baik yah silaturahmi tp dia gamau,” kata Nurah.
Dalam unggahan yang sama, Nurah juga menuliskan isi hatinya melalui caption.
Ia mempertanyakan alasan di balik penolakan tersebut.
“Aku salah apa Kak Tamara kok gamau ketemu aku? Selama ini kan kita selalu saling menyapa dan baik2 aja kan?,” tulis caption Nurah menyertai.
Ia juga mengungkapkan kekecewaannya terkait situasi yang menurutnya belum diselesaikan dengan baik.
“Aku begini juga karna dia yg gamau bersihin apa yg udah dia kotorin. Mana bisa aku diem aja! Berarti dia kan sengaja dan senang ngeliat aku dan anak2ku ikut di bully.”
Nurah menegaskan bahwa selama ini dirinya tidak pernah mencampuri hubungan antara ibu dan anak tersebut.
“Dari dulu juga aku ga pernah ikut campur kan urusan ibu dan anak," jelas Nurah.
Menanggapi kontroversi soal ibunya menjadi 'tamu undangan', Teuku Rassya sempat buka suara melalui unggahan di Instagramnya, @teukurassya.
Ia menegaskan bahwa klarifikasi ini perlu disampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berlarut.
Rassya menjelaskan bahwa dirinya sebenarnya tidak ingin membuka percakapan pribadi, namun situasi membuatnya perlu meluruskan.
"Biar clear aja sebelum post foto nikahan. Walaupun sebenernya malu2in ngumbar chat personal antara ibu dan anak, tapi berhubung banyak dari kalian yang mempertanyakan, suudzon bahkan sampai menghina keluarga dan adik2 sy cuman karena ngerasa jago menginterpretasi pernyataan samar-samar dari Mama @tamarableszynskiofficial, sy rasa harus dilurusin," ujar Rassya, dikutip Tribunnews, Selasa (14/4/2026).
Mantan kekasih dari Aurel Hermansyah ini juga membantah anggapan bahwa dirinya mengundang sang ibu hanya sebagai tamu.
Menurutnya, sejak awal posisi Tamara sudah direncanakan sebagai bagian penting dalam prosesi keluarga.
"Mana mungkin terlintas buat ngundang ibu sendiri sebagai tamu? Jelas kok dari potongan rundownnya, dari semua orang tua sy nama siapa yang berada di urutan paling pertama untuk saya sungkem di saat prosesi adat pada akad. Dan pada saat resepsi, siapa yang seharusnya jalan duluan dengan Kenzou disaat entrance beriringan dengan keluarga inti lainnya. Kalian bisa lihat juga siapa yang memohon-mohon kepada ibunya utk datang ke kedua acara di saat ibunya tdk berkenan datang ke akad dan berencana hadir hanya mau sebagai tamu pada acara resepsi," terangnya.
Lebih lanjut, Rassya memaparkan kronologi terkait persiapan busana yang disebut menjadi salah satu sumber kesalahpahaman.
"Urusan baju sudah diinfokan dan kita tektokan langsung dengan mama dari sebelumnya. Awalnya istri sudah membeli kainnya dan menawarkan ke mama utk dibuatkan baju akad dan resepsi bersamaan ditempat jahit ibunya istri. Tapi pertamanya mama yg menolak jahit bareng karena tadinya mau mempercayakan pembuatan baju dengan sahabatnya di bali karena lebih mudah utk fitting dsb.
Tapi sayangnya, sahabat mama tsb kondisi kesehatannya menurun. Sehingga last minute dari mama meminta tolong istri untuk dibantu carikan penjahit penggantinya untuk kedua bajunya. Istri langsung keliling carikan dan kordinasi sendiri baik untuk baju akad dan resepsi," jelasnya.
Pria berusia 27 tahun ini menambahkan, kendala komunikasi di hari-hari terakhir turut memperkeruh situasi.
"Namun di h-1 ada team yang blm terupdate (di saat mau briefing rundown ke mama) terkait info terbaru soal penjahit baju akad dan secara ga sengaja mengira kalau mama yang telah menyiapkan sendiri. Berhubung mama di bali dan yang menjahit di jkt (sampai jakarta baru jumat malam kemarin) dari mama sendiri yang request untuk hanya perlu mengirim catatan ukuran dan final adjustment fitting h-1 yang sudah sama2 diplan," tambahnya.
Di akhir penjelasannya, Rassya juga mengimbau publik untuk tidak terburu-buru menilai.
"Jadi mohon sekali ya teman2 jangan selalu utamain suudzon dan menghujat cuman karna ibu sy cinta puisi atau hobi membuat pernyataan2 yang cryptic. Ini udah kedua kalinya kalian sebegitu baik mengamalkan pahala kepada saya."
Sebagai pelengkap klarifikasi, Rassya turut membagikan tangkapan layar percakapannya dengan sang ibu.
Dalam pesan tersebut, ia meneruskan informasi dari pihak vendor terkait kesiapan busana.
"(Chat terusan dari Vendor WO) mohon maaf saat ini kita belum bisa hubungi Ibu Tamara, dari kita centang satu tapi kita mau sampaikan, mohon maaf atas misinformasi nya, untuk kebaya biru sudah disiapkan," chat Rassya ke Tamara.
Tamara kemudian merespons dengan kondisi yang dihadapinya.
"Mama sdh tua dan pusing dengan info2 yg berbeda. Gpp Sya mama dateng Resepsi aja," jawab Tamara.
Menanggapi hal itu, Rassya berusaha meyakinkan sang ibu agar tetap hadir.
"Emang udah disiapin ma. Kan ga semua vendor diurus sama si WOnya. Please ma, maafin ya salah info dari wonya. ini rassya udah lagi stress banget, mama jangan ga dateng ya, kalo ga rasanya kayak semuanya sia2 krn rassya kan pengen minimal diluar dari segala ke stressan rassya ada mama yang happy disamping rassya," jelas Rassya.
(Tribunnews.com, Rinanda)