Cerita Polisi Mau Gali Keterangan Emak-emak Tertemper KA Batara Kresna di Solo, Tapi Tak Ada di RS
Vincentius Jyestha Candraditya April 19, 2026 08:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - TW (43) dan S (49) sempat dibawa ke rumah sakit usai tertemper Kereta Api (KA) Batara Kresna di perlintasan rel bengkong, Purwosari, Solo, Minggu (19/4/2026) pagi.

Kini keduanya pun sudah diperbolehkan pulang usai dirawat di Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu setelah kejadian.

Kanit Gakkum IPTU Vebby Laveri melalui Kasubnit II Gakkum Satlantas Polresta Surakarta Iptu Yuli Nurus Yani menuturkan bahwa pihaknya sempat mendatangi rumah sakit untuk menemui korban.

Baca juga: Terkuak! Emak-emak Pengendara Beat yang Tertemper KA Batara Kresna Ternyata Warga Brengosan Solo

Sesampainya di rumah sakit, kedua korban ternyata telah diperbolehkan pulang untuk rawat jalan.

"Iya rawat jalan," ungkap Yuli saat dikonfirmasi.

Keduanya disebutkan Yuli mengalami luka ringan akibat kecelakaan yang mereka alami.

"Pengendara inisial TW dan pembonceng inisial S merupakan warga Brengosan, Purwosari, Surakarta mengalami lecet lecet," lanjutnya.

Pengendara Motor Diduga Meleng

Sementara itu saat disinggung terkait kronologi kejadian, Yuli menjelaskan bahwa pengendara motor diduga meleng hingga tak sadar ada kereta yang tengah melintas.

Tak sampai di situ saja, dari penyelidikan awal diketahui sebenarnya KA Batara Kresna telah membunyikan klakson berkali-kali selama melintas di jalan Slamet Riyadi termasuk ketika akan melewati perlintasan rel bengkong Purwosari.

Tak sampai di situ saja, sesaat sebelum kejadian, sejumlah warga yang ada di sekitar lokasi dikatakan oleh Yuli telah berteriak memperingatkan keduanya bahwa ada kereta melintas.

Baca juga: Klakson Berulang KA Batara Kresna di Solo Tak Digubris Emak-emak Naik Beat, Beruntung Masih Selamat

Namun ternyata pengendara tak menghiraukan peringatan tersebut hingga kejadian kecelakaan tersebut terjadi.

"Untuk hasil penyelidikan awal bahwa semula Bathara Kresna dan sepeda motor sama dari arah timur ke barat hingga di TKP pengendara kurang memperhatikan adanya kereta Bathara Kresna, dari Bathara Kresna sudah membunyikan semboyan 35 dan warga sempat ada yang berteriak mengingatkan, sehingga sepeda motor akhirnya tertemper kereta Batara Kresna," pungkasnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.