Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Seorang pelajar SMK di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, ditemukan tewas tak wajar di dalam kamarnya, Selasa (14/4/2026) malam.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui sempat mengirimkan sebuah foto melalui pesan singkat WhatsApp kepada temannya.
Foto tersebut diduga berkaitan dengan kondisi atau alat yang berada di dalam rumah korban saat peristiwa terjadi.
Kapolsek Bermani Ulu, Iptu Ronal Pasaribu, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
“Untuk motif masih dalam pendalaman,” ujar Kapolsek saat dikonfirmasi wartawan TribunBengkulu.com, Rabu (15/4/2026).
Ia menambahkan, hingga saat ini semua kemungkinan masih didalami, termasuk informasi yang beredar terkait persoalan pribadi korban.
“Termasuk informasi-informasi tersebut masih kita dalami,” lanjutnya.
Selain itu, beredar dugaan bahwa korban memiliki persoalan pribadi, baik terkait hubungan asmara maupun masalah keluarga. Namun hal tersebut belum dapat dipastikan dan masih dalam penyelidikan.
Korban sendiri dikenal sebagai pribadi yang baik oleh lingkungan sekitar.
Kepala Desa Air Bening, Nusa Jayaputra, menyebut korban merupakan sosok yang supel dan mudah bergaul.
“Semasa hidup, dia anak baik, bergaulnya supel dan bagus,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pihak desa tidak mengetahui adanya persoalan pribadi yang dialami korban.
“Kalau masalah atau apapun itu, kami tidak tahu,” jelasnya.
Korban diketahui berasal dari keluarga petani, dan saat kejadian sedang berada di rumah seorang diri.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian pelajar tersebut.
Sudah Dimakamkan
Saat ini, jenazah korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Rabu (15/4/2026) pagi di tempat pemakaman umum (TPU) setempat.
Peristiwa ini membuat warga sekitar terkejut, karena selama ini korban dikenal sebagai sosok yang ceria dan tidak menunjukkan tanda-tanda yang mencurigakan.
"Kaget pas awalnya dapat kabar, karena dia ini ceria juga orangnya, bahkan ada beberapa tetangganya yang bertemu hari itu dan melihat korban ini masih ceria dan baik-baik saja,"pungkasnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti dari kematian tersebut.
Disclaimer
Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.
Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.
Anda tidak sendiri. Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.
Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:
https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/