Laporan Wartawan Tribungayo.com Bustami | Bener Meriah
TribunGayo.com, REDELONG - Jalan berlubang masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Bener Meriah saat musim penghujan seperti ini.
Tak terkecuali di jalan-jalan lintas Nasional yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.
Sementara untuk mengurangi risiko kecelakaan, petugas dari Satlantas Polres Bener Meriah menggelar kegiatan kerja bakti.
Pantauan wartawan TribunGayo.com, petugas bersama-sama menambal jalan yang berlubang di sepanjang jalan Nasional kawasan Pante Raya hingga Bandara Rembele Bener Meriah.
Kondisi jalan disana memang sangat prihatinkan dan kerap dikeluhkan oleh pengguna jalan karena bertabur lubang.
Disana terdapat beberapa titik jalan berlubang dan kerap menjadi ancaman keselamatan bagi pengendara terutama pada malam hari.
Selain bertabur lubang, ruas jalan ini setiap musim hujan selalu tergenang air karena diduga dangkalnya parit disisi jalan.
Alhasil bebatuan dibawa arus air dan kerap bertabur di jalanan saat hujan sudah berhenti dan membuat pengendara susah untuk melintas.
Sementara lubang-lubang jalan di sana, ditambal oleh petugas kepolisian.
Dengan dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Bener Meriah AKP Syafaruddin.
Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, menyampaikan bahwa tindakan ini merupakan upaya preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Kondisi cuaca yang tidak menentu membuat lubang jalan sering tertutup genangan air, sehingga menjadi jebakan berbahaya bagi pengendara.
"Anggota kita ajak kerja bakti. Bersama-sama menambal jalan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas," ujar Kapolres.
Dikatakan, saat ini wilayah Kabupaten Bener Meriah sedang memasuki musim penghujan.
Sehingga genangan air seringkali menutupi lubang jalan dan tidak terlihat oleh pengendara.
"Hal ini tentu meningkatkan potensi kecelakaan. Oleh karena itu, kami berinisiatif melakukan penambalan sementara agar jalan lebih layak dan aman dilalui," kata Kapolres.
Meski penampalan jalan ini bersifat sementara, tapi kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.
"Semoga kegiatan kecilnya dapat bermamfaat pagi pengguna jalan," pungkasnya.(*)
Baca juga: Berikut Daftar 17 Dapur MBG di Aceh Tenggara dan Gayo Lues yang Diberhentikan Sementara Beroperasi