Keluarga Belum Melapor, Polisi Tetap Selidiki Kematian Pria dengan Luka di Kepala dan Dahi di Konawe
Sitti Nurmalasari April 15, 2026 10:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE – Kepolisian Resor (Polres) Konawe tetap melanjutkan penyelidikan kematian pria inisial BO (54).

BO sebelumnya ditemukan tewas bersimbah darah di area perkebunan Kelurahan Sendang Mulyasari, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Jasad pria berusia 54 tahun tersebut ditemukan, Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 07.00 Wita.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, BO ditemukan dalam kondisi telungkup, terdapat luka terbuka pada bagian kepala atau dahi.

Kemudian, mengeluarkan darah dari bagian kepala, serta luka robek pada daun telinga sebelah kiri.

Baca juga: Breaking News Mayat Pria dengan Luka di Kepala dan Dahi Ditemukan di Kebun Konawe Sulawesi Tenggara

Saat dikonformasi TribunnewsSultra.com, Kaur Bin Ops Polres Konawe, Ipda La Ode Istiqlal, mengatakan keluarga korban belum melaporkan kasus ini secara resmi.

"Belum ada laporan dari keluarga. Pihak keluarga telah menerima dengan ikhlas kejadian tersebut," ucapnya kepada TribunnewsSultra.com saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (15/4/2026).

Meskipun demikian, mantan Kapolsek Wawotobi ini, mengatakan pihaknya tetap melanjutkan penyelidikan.

"Penyelidikan tetap dilanjutkan, masih berproses, menunggu hasil visum dan mengumpulkan keterangan saksi," ujarnya.

Baca juga: Polisi Selidiki Kematian Warga Ambepulu Konawe, Visum Jasad Penuh Luka hingga Periksa Saksi

Korban diketahui memiliki kondisi keterbelakangan mental yang dibenarkan warga setempat AM (30) saat diwawancarai TribunnewsSultra.com.

“Iya memang tidak waras, tapi setahu saya tidak pernah ganggu orang, dia lebih sering terlihat jalan, dia jalan terus, kadang juga bawa kelapa atau makanan di tangannya dan lain-lain," jelas AM.

Kelurahan Sendang Mulyasari berjarak sekira 2 kilometer (km) dari Markas Polres Konawe di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Puunaaha, Kecamatan Unaaha.

Jaraknya dari Kendari, ibu kota Provinsi Sultra sekira 67,3 kilometer atau 1 jam 36 menit berkendara motor atau mobil. (*) 

(TribunnewsSultra.com/Annisa Nurdiassa)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.