Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Aceh Tenggara membutuhkan guru terapi berbicara.
Baca juga: Update Harga Kakao Hari Ini 15 April di Aceh Tenggara, Alami Kenaikan Rp 5.000/Kg
Kebutuhan ini muncul karena sebagian besar anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah tersebut mengalami kesulitan dalam berbicara.
Guru terapi atau guru SLB merupakan pendidik khusus yang bertugas mendampingi, mengajar, sekaligus memberikan terapi kepada ABK.
Mereka memiliki peran penting dalam menggali potensi siswa melalui pendekatan personal, penuh kasih sayang, serta kesabaran tinggi.
Dalam proses pembelajaran, metode yang digunakan juga kerap menggabungkan kegiatan belajar sambil bermain.
Kepala SLB Negeri 1 Aceh Tenggara, Ibrahim Altas kepada TribunGayo.com, Rabu (15/4/2026), mengatakan bahwa pihak sekolah saat ini sangat membutuhkan guru terapi berbicara guna menunjang proses pendidikan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) peserta didik.
Baca juga: 17 Dapur MBG di Aceh Tenggara dan Gayo Lues Dihentikan Sementara, Ini Penyebabnya
"Jumlah murid 57 orang dan jumlah guru 23 orang dan 8 tenaga pendidikan, masih kekurangan guru terapi berbicara," ujarnya.
Selain itu, pihak sekolah juga membutuhkan fasilitas pendukung berupa taman bermain bagi anak berkebutuhan khusus.
Hal ini disebabkan kondisi lingkungan sekolah yang dinilai masih sempit, sehingga diperlukan penambahan lahan atau perluasan area sekolah.
Sementara itu, fasilitas sanitasi juga perlu perhatian.
Terdapat tiga unit urinal (tempat kencing berdiri) yang tidak berfungsi, serta beberapa pintu toilet yang mengalami kerusakan pada bagian kunci. (*)
Baca juga: 17 Dapur MBG di Aceh Tenggara dan Gayo Lues Dihentikan Sementara, Ini Penyebabnya