BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Warga Tanahbumbu Kalsel diingatkan adanya potensi hujan dan petir, berpotensi pohon tumbang.
Hujan dengan intensitas ringan mulai mengguyur wilayah Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan sejak siang sekitar pukul 13.00 WITA, Rabu (15/4/2026).
Berdasarkan data dari Stasiun Meteorologi Gusti Syamsir Alam Kotabaru, kondisi ini merupakan bagian dari potensi cuaca ekstrem yang diprediksi merata di seluruh Kalimantan Selatan.
Baca juga: Sopir Pikap Tabrak Area Parkir Minimarket, Ini Tanggungjawab Dinas Perhubungan Tanahlaut Kalsel
Baca juga: Verifikasi Atlet POPDA Kalsel 2026 Diperketat, Peserta Wajib Bawa e-KTP dan KIA
Masyarakat diminta tidak lengah meski saat ini intensitas hujan masih tergolong ringan, karena perubahan cuaca secara mendadak sering terjadi pada siang menjelang sore hari.
BMKG memperingatkan bahwa hujan yang turun dapat disertai dengan kilat atau petir serta angin kencang. Fenomena ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologis seperti genangan air di titik-titik rawan, jalanan yang menjadi sangat licin, hingga ancaman pohon tumbang bagi pengendara yang melintas.
Baca juga: ULM Terapkan Kuliah Daring dan WFH Setiap Jumat, Praktikum Tetap Tatap Muka
Kondisi cuaca yang tidak menentu ini diperkirakan masih akan membayangi wilayah Kalimantan Selatan hingga Kamis 16 April 2026 esok hari. Fokus kewaspadaan ditekankan pada durasi hujan yang bisa memicu banjir atau luapan air jika intensitasnya meningkat secara tiba-tiba dalam waktu singkat.
Perwakilan BMKG dalam keterangannya mengingatkan agar warga yang beraktivitas di luar rumah untuk selalu waspada dan menyiapkan perlengkapan pendukung. Langkah antisipasi dini dinilai sangat penting untuk menghindari kerugian materiil maupun korban jiwa akibat dampak cuaca buruk.
"Waspada terhadap dampak potensi bencana hidrometeorologis, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, genangan air, pohon tumbang dan jalanan licin di wilayah terdampak," tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas warga sedikit terhambat akibat hujan yang mulai turun sejak siang tadi. Pengguna jalan diimbau untuk mengurangi kecepatan kendaraan dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho saat angin kencang mulai menyertai turunnya hujan.
Kondisi Cuaca Kalsel Kamis (16/4/2026
Memasuki pertengahan April 2026, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di Kalimantan Selatan pada Kamis (16/4/2026).
Sebagian besar wilayah Kalsel diperkirakan hujan disertai petir sejak pagi hari hingga menjelang tengah malam.
Berdasar pantauan BMKG, diperkirakan Kota Banjarmasin, Kabupaten Tanahlaut, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Baritokuala (Batola) dilanda hujan ringan hingga disertai petir mulai pukul 14.00 Wita
Hal sama berlaku di Kabupten Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Tabalong, Tanahbumbu, Tanahlaut dan Balangan.
Sementara Kabupaten Tanahkumbu dan Kotabaru hujan disertai petir pada siang pukul 11.00 Wita.
Berikut prakiraan cuaca di Kalimantan Selatan pada Kamis (16/4/2026):
Tanahlaut:
Hujan Sedang
23–33 °C
75–98 persen
Kotabaru:
Hujan Ringan
23–31 °C
76–98 persen
Banjar:
Hujan Ringan
23–32 °C
73–99 persen
Baritokuala:
Hujan Ringan
23–32 °C
68–99 %
Tapin:
Hujan Ringan
23–33 °C
70–99 %
Hulu Sungai Selatan:
Hujan Ringan
23–31 °C
78–99 %
Hulu Sungai Tengah:
Hujan Ringan
23–32 °C
86–97 %
Hulu Sungai Utara:
Hujan Ringan
23–33 °C
72–99 %
Tabalong:
Hujan Ringan
23–33 °C
71–99 %
Tanahbumbu:
Hujan Ringan
23–33 °C
75–99 %
Balangan:
Hujan Ringan
23–33 °C
69–99 %
Banjarmasin:
Hujan Ringan
23–32 °C
67–98 %
Banjarbaru:
Hujan Petir
3 Hal yang Harus Dihindari saat Badai Petir
Keselamatan saat badai petir tidak hanya soal berteduh. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan, terutama bagi pemilik rumah, agar risiko cedera dan kerusakan akibat cuaca ekstrem bisa diminimalkan.
Para ahli cuaca dan keselamatan rumah menekankan bahwa persiapan sejak dini menjadi kunci utama untuk menjaga keamanan rumah dan keluarga saat badai petir melanda.
Peringatan dini jadi kunci keselamatan
Ahli meteorologi bersertifikat sekaligus pakar kesiapsiagaan bencana, Cheryl Nelson, mengatakan bahwa perlindungan terbaik saat badai petir adalah mengetahui ancamannya lebih awal.
Dia menyarankan masyarakat menggunakan aplikasi prakiraan cuaca tepercaya yang dilengkapi notifikasi peringatan dini.
“Jika peringatan badai petir hebat atau angin kencang dikeluarkan untuk wilayah kamu, segera menuju tempat perlindungan atau lantai terendah rumah bersama seluruh anggota keluarga dan hewan peliharaan,” kata Nelson, dikutip dari Martha Stewart.
Dia juga menekankan pentingnya memilih ruangan tanpa jendela, seperti kamar mandi bagian dalam atau lemari.
“Semakin banyak dinding yang memisahkan kamu dari luar rumah, semakin baik. Jika memungkinkan, gunakan helm untuk melindungi kepala,” ujar Nelson.
Aktivitas yang perlu dihindari saat badai petir
Selama badai petir aktif, ada beberapa kebiasaan di rumah yang sebaiknya dihindari karena berisiko membahayakan keselamatan, antara lain:
Menggunakan perangkat elektronik
Lonjakan listrik akibat petir dapat merusak peralatan elektronik. Jika masih ada waktu sebelum badai datang, perangkat sebaiknya dicabut dari sumber listrik.
Selama badai, gunakan ponsel atau telepon nirkabel, bukan telepon kabel.
Bersentuhan dengan lantai dan dinding beton
Petir dapat merambat melalui besi tulangan di dalam beton. Hindari berbaring di lantai atau bersandar pada dinding beton, terutama di garasi dan ruang bawah tanah.
Berada di dekat dari jendela atau pintu kaca
Angin kencang dan hujan es dapat memecahkan kaca. Menjauh dari jendela, pintu kaca, dan skylight menjadi langkah penting.
Menutup tirai juga dapat membantu menahan pecahan kaca jika jendela pecah.
Keselamatan rumah dan keluarga layak menjadi prioritas. Beberapa perlengkapan dan peningkatan sistem rumah dinilai efektif dalam mengurangi risiko saat badai petir.
Sistem proteksi petir
Sistem ini berfungsi mengalirkan muatan listrik ke tanah sehingga mengurangi risiko kerusakan bangunan.
Kualitas sistem grounding menjadi faktor penting agar proteksi bekerja optimal.
Pelindung lonjakan listrik
Pelindung lonjakan listrik untuk seluruh rumah dapat menjaga peralatan elektronik, sistem pendingin udara, dan perangkat sensitif dari lonjakan tegangan mendadak.
Generator siaga
Generator dapat membantu menjaga peralatan penting seperti kulkas, AC, dan perangkat medis tetap berfungsi saat listrik padam.
Jendela dan pintu tahan benturan
Di wilayah rawan badai besar, jendela dan pintu garasi tahan benturan atau penutup jendela permanen dapat memberikan perlindungan tambahan dari angin kencang.
Sistem alarm air
Alarm air berfungsi seperti detektor asap, memberi peringatan dini jika terjadi penumpukan air di rumah, sehingga penghuni memiliki waktu untuk bertindak sebelum terjadi kerusakan lebih besar.
Perawatan rumah untuk menghadapi badai
Selain perlengkapan tambahan, perawatan rumah secara rutin juga berperan penting dalam menghadapi badai petir.
Pemilik rumah disarankan memeriksa kondisi pondasi, baik di bagian dalam maupun luar rumah.
Tanda-tanda seperti lantai miring, retakan dinding, atau pintu dan jendela yang sulit dibuka bisa menjadi indikasi masalah struktural yang dapat memburuk akibat hujan deras dan angin kencang.
Pastikan talang air berfungsi baik
Talang dan pipa pembuangan harus bersih dari sampah dan mampu mengalirkan air menjauh dari rumah untuk mencegah rembesan ke dalam bangunan.
Rawat area halaman
Dahan pohon yang terlalu rimbun atau menggantung berisiko patah saat angin kencang dan merusak rumah maupun kendaraan.
Amankan perabot luar ruangan
Kursi teras, meja, payung, serta dekorasi taman sebaiknya diamankan atau disimpan di dalam rumah sebelum badai datang agar tidak menjadi benda berbahaya saat tertiup angin.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri Syahrin/Danti Ayu Sekarini/kompas.com)