TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN - PT BPR BKK Purwodadi (Perseroda) sukses meraih Top BUMD Platinum Trophy dalam ajang Top BUMD Awards 2026 yang digelar di Dian Ballroom Hotel Raffles Jakarta pada Senin (13/4/2026).
Tak hanya itu, BKK Purwodadi juga memborong penghargaan lain yaitu menyandang Bintang 5 BPR, Top CEO BUMD 2026 untuk Direktur Utama Anita Fitriani Yusuf dan Top Pembina BUMD 2026 untuk Bupati Grobogan Setyo Hadi.
Direktur Utama PT BPR BKK Purwodadi, Anita Fitriani Yusuf mengatakan, pencapaian kali ini merupakan wujud komitmen pihaknya untuk menghadirkan solusi finansial kepada masyarakat.
Sebelumnya, kata Anita, lima tahun berturut-turut BPR BKK Purwodadi menyandang predikat Bintang 5, level tertinggi dalam ajang TOP BUMD Awards.
Baca juga: BPR BKK Purwodadi Dorong Santri Ponpes Jadi Entrepreneur Mandiri
“Platinum Trophy adalah simbol konsistensi. Tidak mudah mempertahankan Bintang 5 selama lima tahun berturut-turut."
"Ini menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga kinerja terbaik," kata Anita.
Menurut Anita, dalam ajang bergengsi ini penilaian dilakukan oleh dewan juri independen dari kalangan praktisi dan akademisi, dengan indikator mencakup kinerja keuangan, inovasi produk, tata kelola perusahaan, hingga kontribusi terhadap program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan.
"Capaian ini sekaligus menempatkan BPR BKK Purwodadi sebagai salah satu BUMD terbaik di Indonesia, dengan kinerja yang dinilai sangat baik, kepemimpinan kuat, serta manajemen yang selaras dengan visi pembangunan daerah," ungkap Anita.
Disampaikan Anita, keberhasilan BKK Purwodadi menorehkan prestasi tidak lepas dari peran Pemkab Grobogan sebagai pemegang saham yang aktif dalam pembinaan dan penguatan BUMD.
"Hal ini mengantarkan Bupati Grobogan meraih penghargaan Top Pembina BUMD 2026," ujar Anita.
Baca juga: Hasil BPR BKK Award Tahun 2025, BPR BKK Purwodadi Raih Predikat Terbaik 1
Anita menambahkan, BKK Purwodadi terus mengoptimalkan transformasi layanan digital.
Saat ini, kata Anita, transaksi nasabah telah didukung virtual account, dan aplikasi mobile Kamoe yang memungkinkan berbagai transaksi seperti pembayaran listrik, telekomunikasi, pajak, hingga transfer dana.
Sementara itu dari sisi kinerja keuangan, sepanjang 2026 PT BPR BKK Purwodadi mencatatkan dividen sebesar Rp25,7 miliar.
Dari jumlah tersebut, Pemkab Grobogan menerima Rp14,3 miliar dari total penyertaan modal sebesar Rp34,5 miliar.
"Dengan capaian ini, PT BPR BKK Purwodadi tidak hanya menunjukkan stabilitas, tetapi juga membuktikan diri sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang adaptif di tengah perubahan zaman," pungkas Anita. (*)