Orang Tua Ditantang Melek Digital: Pemkot Magelang Dorong Pola Asuh Adaptif di Era Gadget
Yoseph Hary W April 16, 2026 01:14 AM

‎‎TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Perubahan pola komunikasi anak di era digital mendorong Pemerintah Kota Magelang untuk memperkuat peran orang tua melalui edukasi pengasuhan yang lebih adaptif.

Hal ini ditegaskan Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, saat menjadi narasumber dalam Pelatihan Pola Asuh Anak (Parenting) yang digelar oleh DPMP4KB Kota Magelang, Rabu (15/4/2026).

Kedekatan emosional anak - orang tua

‎Dalam paparannya, Damar menyoroti fenomena menurunnya kedekatan emosional antara anak dan orang tua. Berdasarkan kajian Forum Anak Jawa Tengah, anak-anak saat ini cenderung lebih nyaman berbagi cerita dengan teman sebaya maupun melalui teknologi dibandingkan dengan orang tua mereka.

‎“Peran orang tua tidak lagi cukup sebatas mengawasi. Mereka harus hadir secara utuh, baik fisik maupun emosional, agar tetap menjadi rujukan utama bagi anak,” ujarnya.

‎Ia menegaskan, pengasuhan di era digital menuntut pendekatan baru yang lebih bijak dan kontekstual. Orang tua tidak hanya dituntut untuk membatasi penggunaan gawai, tetapi juga memahami serta mendampingi aktivitas digital anak secara aktif.

‎“Media sosial yang tidak digunakan dengan bijak berpotensi membentuk pola pikir anak secara negatif dan memengaruhi tumbuh kembangnya,” tegasnya.

Program unggulan Anak Merdeka


‎Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari program unggulan “Anak Merdeka”, yang dirancang untuk memastikan setiap anak di Kota Magelang dapat tumbuh optimal, aman, dan terlindungi dari berbagai risiko, termasuk dampak negatif teknologi digital.

‎Peserta pelatihan berasal dari kalangan orang tua dengan anak usia 0 hingga 18 tahun, sebuah fase penting yang sangat menentukan kualitas perkembangan anak di masa depan.

‎Untuk memperkaya materi, panitia menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Arief Polpen, yang dikenal aktif dalam edukasi ruang digital, serta Mufida Nastiti dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia yang fokus pada penguatan literasi digital dan kemampuan berpikir kritis masyarakat.

‎Pelatihan parenting ini direncanakan berlangsung dalam 18 batch atau kelompok angkatan, termasuk satu sesi khusus bagi orang tua dengan anak disabilitas. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pemerintah Kota Magelang dalam mewujudkan kota yang ramah dan layak anak di tengah tantangan era digital.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.