Cedera Junior Rivan Jadi Kesempatan Dawuda, Perombakan Skuad Timnas untuk AVC Cup 2026
Facundo Chrysnha Pradipha April 16, 2026 02:38 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Perombakan skuad Timnas Voli Putra Indonesia di AVC Men's Cup 2026 sangat terbuka untuk terealisasi. Cedera junior Rivan Nurmulki membutuhkan pengganti.

Timnas Voli Putra Indonesia akan berlaga pada AVC Men's Cup 2026 pada 20–28 Juni 2026 di Ahmedabad, India.

Pemusatan latihan atau TC Timnas Voli Indonesia sektor putra akan dimulai pertengahan Mei nanti, tepatnya setelah AVC Champions League 2026 di Pontianak, Kalimantan Barat, tuntas digelar.

Pada AVC Men's Cup 2026, Indonesia tergabung di Pul B bersama Qatar, Korea Selatan, Pakistan, Thailand, dan Oman.

Berdasarkan peringkat dunia, Qatar menjadi tim dengan posisi tertinggi, yakni peringkat 21, diikuti Korea Selatan (26), Pakistan (44), Thailand (59), dan Oman (76).

PERAYAAN POIN - Para pemain Timnas Voli Putra Indonesia melakukan perayaan setelah mencetak poin pada pertandingan melawan Vietnam pada semifinal SEA Games 2025 di Indoor Stadium Huamark, Sports Authority of Thailand, Bangkok, Kamis (18/12) sore WIB. Indonesia menang 3-2.
PERAYAAN POIN - Para pemain Timnas Voli Putra Indonesia melakukan perayaan setelah mencetak poin pada pertandingan melawan Vietnam pada semifinal SEA Games 2025 di Indoor Stadium Huamark, Sports Authority of Thailand, Bangkok, Kamis (18/12) sore WIB. (Dok. SAVA Volley)

Kini yang menjadi pertanyaan, seperti apa skuad yang akan dibawa Timnas Voli Putra Indonesia menuju India. 

Potensi perombakan skuad terjadi. Hal ini dikarenakan satu pemain timnas mengalami cedera.

Pemain yang dimaksud tak lain adalah Rama Fazza Fauzan. Dia merupakan penggawa Timnas Voli Putra Indonesia yang diproyeksikan sebagai pengganti Rivan Nurmulki.

Namun kondisi terakhir, pevoli yang pada Proliga 2026 membela Surabaya Samator ini mengalami cedera  patah tulang di telapak tangan kirinya.

Hal itu membuatnya akan absen di sisa laga Final Four Proliga 2026, yang masih menyisakan seri Semarang pekan ini.

Rama yang berposisi sebagai opposite, sudah menjalani penanganan cedera, dan bahkan sempat naik ke meja operasi. Namun dia membutuhkan recovery yang cukup untuk memulihkan kondisinya.

Jika tidak bisa comeback tepat waktu pada AVC Men's Cup 2026, perombakan skuad sangat dimungkinkan untuk terjadi, khususnya menggantikan peran Rama Fazza Fauzan.

Baca juga: Spoiler 5 Pemain untuk Timnas Voli Putra Indonesia di AVC Cup 2026 versi Boy Arnez

Munculnya Satu Nama Pemain Muda

Dalam sudut pandang asisten pelatih Timnas Voli Putra Indonesia, Erwin Rusni, sistem regenerasi yang dilakukan PBVSI sudah tepat.

Namun dalam pembangunan skuad, tidak perlu dilakukan potong generasi, seperti yang pernah dilakukan Shin Tae-yong di cabang olahraga sepak bola.

"Yap, betul jadi regenerasi itu perlu dilakukan, namun enggak semuanya diganti. Sebab dalam sebuah tim, pemain senior juga dibutuhkan," buka Erwin Rusni saat dihubungi Tribunnews, Rabu (15/4) sore WIB.

"Regenerasi skuad secara berkala akan dilakukan dengan tujuan menggantikan pemain senior. Tetapi juga kita lihat lagi seperti apa (kualitas dan yang dibutuhkan-red)," sambung mantan setter Timnas Voli Indonesia.

Dalam case Rama Fazza Fauzan yang cedera, opsi untuk opposite terbilang minim pilihan.

Jika berbicara opposite senior, Dimas Saputra menjadi satu-satunya yang masih eksis, dan dipandang layak sebagai pesaing bagi Rivan Nurmulki di timnas.

Kemudian Agil Angga Anggara dan Boy Arnez Arabi juga bisa digeser sebagai opposite. Namun catatannya adalah, keduanya memiliki posisi natural sebagai outside hitter.

Untuk pemain muda, posisi opposite saat ini melambungkan dua nama, yakni Fauzan Nibras (17) dan Dawuda Alaihimassalam (20).

Dalam penilaian Erwin Rusni, tidak menjadi masalah jika pemain muda seperti Dawuda ditarik untuk memperkuat timnas level senior.

"Misalkan ada beberapa pemain junior yang masuk ke senior dan dicoba, itu enggak jadi masalah. Tetapi yang layak masuk ke tim senior seperti Dawuda," sambungnya.

Kini, PBVSI masih memiliki waktu untuk mem-filter siapa saja pevoli yang akan memperkuat Timnas Voli Indonesia pada AVC Men's Cup 2026. Di sisi lain, PBVSI juga masih memiliki pekerjaan rumah untuk mengumumkan pelatih baru pada Mei nanti, menggantikan Jeff Jiang Jie yang sudah diakhiri kontraknya beberapa waktu lalu.

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.