Quick Wins Direksi Baru BPJS Kesehatan: Layanan Administrasi JKN Kini 24 Jam
Facundo Chrysnha Pradipha April 16, 2026 03:32 AM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - BPJS Kesehatan menghadirkan layanan administrasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang kini dapat diakses selama 24 jam penuh.

Inovasi ini menjadi inisiatif Direksi baru periode 2026–2031.

Pada hari ini, Rabu (15/4), BPJS Kesehatan memperkenalkan delapan program Quick Wins yang ditargetkan rampung dalam 100 hari kerja pertama Direksi periode 2026–2031, diantaranya Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) 24 jam.

Melalui inovasi ini, peserta bisa mendapatkan respons yang lebih cepat dan mudah saat mengakses kebutuhan administrasi JKN tanpa khawatir soal waktu.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito menjelaskan, Quick Wins ini terdiri atas 4 Program Customer Centric dan 4 Program Collaborative.

Program Customer Centric ini kembangkan agar masyarakat bisa direspons dengan cepat dan solutif  saat mengakses layanan administrasi atau layanan kesehatan.

Secara paralel, Program Collaborative juga dijalankan untuk memperluas jangkauan layanan terintegrasi, sehingga melibatkan sinergi dengan berbagai stakeholders dalam implementasinya

Adapun 4 Program Customer Centric tersebut meliputi 1) Respons Cepat Solutif, 2) Iuran Kuat, 3) Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda, dan 4) Eliminasi Inefisiensi.

“Quick Wins ini juga merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung salah satu poin asta cita Presiden Prabowo, yakni memperkuat pembangunan SDM yang salah satunya melalui kesehatan,” ujar Pujo.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto menambahkan,  jika dahulu peserta JKN hanya bisa mengakses PANDAWA pada 08.00 -17.00 waktu setempat, maka kini masyarakat bisa mengakses PANDAWA dengan chat ke nomor Whatsapp 08118165165 selama 24 jam penuh.

“Kami menjamin untuk layanan-layanan prioritas ini akan direspons dalam waktu kurang dari 5 menit oleh petugas PANDAWA. Ini adalah standar baru layanan cepat yang kami persembahkan bagi peserta JKN,” ungkap Akmal.

Layanan administrasi ini mencakup tiga hal. Pertama, penambahan anggota keluarga bagi peserta bayi baru lahir PBI JK, pegawai swasta/BUMN/BUMD, PNS/TNI/POLRI dan pensiunan/veteran.

Kedua, pengaktifan kembali status kepesertaan JKN bagi anak usia di atas 21 tahun yang masih kuliah, peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) non aktif yang berpindah segmen menjadi peserta mandiri, dan WNI yang kembali dari luar negeri.

Ketiga, perubahan atau perbaikan data berupa golongan dan gaji PNS/TNI/POLRI, nomor handphone, dan perubahan identitas (NIK, KK, tanggal lahir, dan alamat).

"Layanan ini berbasis chatbot. Kami ingin mempermudah peserta dalam menyampaikan pertanyaan-pertanyaan yang umum. Pertanyaan tersebut kemudian kami kelompokkan (clustering), sehingga respons yang diberikan bisa lebih cepat dan tepat," kata Akmal.

Program Customer Centric BPJS Kesehatan mencakup Iuran Kuat melalui optimalisasi iuran dan skema cicilan, Prolanis Muda bagi penderita penyakit kronis usia di bawah 45 tahun, serta Eliminasi Inefisiensi dengan pencegahan fraud dan pemanfaatan AI untuk verifikasi klaim.

Sementara itu, Program Collaborative meliputi pemantauan kesehatan siswa dan petugas (P-Care MBG), pemeriksaan rutin di Sekolah Rakyat, penguatan layanan melalui Desa Sehat JKN, serta perluasan akses layanan kesehatan di daerah terpencil melalui program JKN 3T.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.