Sosok Melanie Subono yang Tegas Sebut 16 Mahasiswa FH UI Lecehkan Mahasiswi via Grup WA Harus Di-DO
Arum Puspita April 16, 2026 09:04 AM

 

SURYA.CO.ID - Artis sekaligus pegiat sosial, Melanie Subono, tegas meminta 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswi melalui grup Whatsapp (WA) dan LINE, dikeluarkan dari kampus. 

Melanie menilai, tindakan para pelaku tidak bisa ditoleransi.

"Mereka harus di-DO. Out. Harus," tegasnya, dikutip SURYA.CO.ID dari TribunJakarta.

Selain itu, ia juga menyoroti isi percakapan yang diduga mengandung candaan bernuansa seksual hingga merendahkan martabat korban.

Menurutnya, hal tersebut mencerminkan rendahnya kualitas moral dan cara berpikir.

"Yang isi chat atau becandaannya bawa-bawa fisik atau hinaan ke orang lain, itu emang rasanya apa sih?" ujarnya.

Melanie juga mempertanyakan nilai intelektualitas para pelaku jika candaan yang dilontarkan justru merendahkan orang lain.

Ia menilai, sebagai mahasiswa, seharusnya mereka mampu menunjukkan sikap yang lebih dewasa dan beretika.

"Kok kasihan negara ini kalau sampai lulusannya nanti berijazah tapi sekadar di kertas karena otak dan moralnya enggak," lanjutnya.

Ia pun menyinggung fenomena permintaan foto tak senonoh melalui pesan pribadi.

"Sama kayak yang beraninya minta foto seksi di WA atau DM, itu kasihan sebenarnya. Dalam kehidupan aslinya pasti pengecut," tambahnya.

Baca juga: Imbas 16 Mahasiswa FH UI Lecehkan Mahasiswi via Grup WA, Mendiktisaintek Bereaksi, DPR: Tindak Tegas

Sosok Melanie Subono

Melanie Subono lahir di Hamburg, Jerman, 20 Oktober 1976.

Melanie adalah anak dari Adrie Subono, yang merupakan keponakan Presiden B.J Habibie.

Itu artinya, Melanie adalah cucu Presiden ke-3 RI tersebut.

Melanie Subono
Melanie Subono (tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas)

Melanie dikenal menyukai musik bergenre rock dan roll. 

Ia juga telah merilis album, meski album pertamanya tak banyak mendapat sambutan masyarakat.

Pada akhir 2007, mantan istri atlet yudo, Martua Radja Simatupang itu kembali merilis album bertajuk Myself dan berharap tidak bernasib seperti album pertamanya.

Pegiat Sosial

Melanie adalah salah satu anggota Sahabat Wahana Lingkungan Hidup Indonesia.

Aktif Kritik Pemerintah

Selain sebagai pegiat sosial, Melanie juga dikenal sangat vokal mengkritik kebijakan pemerintah yang tidak sesuai. 

Seperti ketika ramai pro kontra UU Cipta Kerja. 

Dilansir dari unggahannya di Instagram, Melanie menyindir anggota DPR sebagai pengkhianat rakyat kecil

Melanie menilai UU Cipta Kerja yang baru saja disahkan oleh DPR hanya berpihak pada pengusaha, bukan pekerja dan buruh.

Setuju dengan judul tersebut, anak dari musisi Adrie Subono pun menyindir anggota DPR RI dan mengucapkan selamat tidur.

"Selamat tidur, Semoga semua orang tidur ber-AC diruang dengan kasur besar yang besok sarapan sudah siap lengkap tersedia dimeja, masuk kerja telat pun tetap terima gaji," tulis Melanie Subono dikutip dari Instagram @melanesubono, Rabu (7/10/2020).

"Hai para pengkhianat, tidur tenang semalam? bobo enak? saldo bank aman? dapat proyek baru? mobil baru? sudah panggil kang pijet ke rumah, kan pegel abis miting-miting panjang?" tulis Melanie Subono,

Kemudian, Melanie Subono menyindir soal janji-janji manis anggota DPR RI kepada rakyat yang kini tak dilaksanakan.

Janji-jani manis tersebut menurutnya, hanya terlontar saat akan Pemilihan Legislatif saja.

"Sudah mulai susun pidato untuk mulai pemilihan pemilihan lain kah? apa isinya? membela yang kecil? menuntaskan kasus yang tak pernah selesai?" ujar Melanie Subono.

"Apa slogan kalian kali ini? bekerja untuk yang cilik? sama kayak slogan-slogan yang bertebaran pas Pil-pil lain?" tulis Melanie Subono lagi.

Alasan Melanie Subono vokal menuliskan cuitannya tersebut pun diungkapkan secara blak-blakan.

Sudah mengawal kasus ini cukup lama, Melanie mengaku patah hati dengan disahkannya RUU Cipta Kerja.

"Gue udah mengawal omnibus law ini dari lama, bukan pas pengesahan ini," kata Melanie Subono dilansir SURYA.CO.ID dari Grid.ID, Rabu (7/10/2020).

"Tapi ya kayak orang patah hati tahu gak sih, Gue udah gak bisa komen apa-apa lagi pada dasarnya," sambungnya.

Melanie Subono pun menilai masyarakat bisa menilai sendiri jika menilik keberpihakan pemerintah.

"Sudah terbukti berarti orangnya seperti apa. Sekala prioritasnya sudah terbukti apa yang di atas apa yang di bawah. Dan lagi lagi dilakukan dengan sembunyi-sembunyi," tuturnya

"Kalau melakukan sesuatu yang jelas sangat open. Kalau sembunyi-sembunyi ya begitu dikira-kita aja sendiri," tambahnya.

Melanie sendiri menolak UU Cipta Kerja tersebut. Karena menurutnya, tanpa ini pun masyarakat bawah sudah cukup kesulitan.

Selain memang alasan historis juga para pahlawan yang berjuang melawan penjajah.

"Kenapa perlu bersuara? Karena kita setengah mati punya pahlawan dulu yang pengin membebaskan kita dari penjajah. Kok kita dijajah bangsa sendiri kita mau diem?" tegasnya

 


 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.