- Hizbullah mengaku telah memukul mundur pasukan Israel dengan serangan roket berulang.
Tepatnya, Hizbullah menggagalkan upaya Batalyon ke-101 Brigade Penerjun Payung yang akan maju ke Bint Jbeil di mana bergerak dari Maroun al-Ras.
Mengutip Al Mayadeen pada (16/4), hal ini diumumkan Hizbullah dalam pernyataan ke-27 pada Rabu (15/4/2026).
Rincian menurut pernyataan tersebut menyatakan bahwa pasukan Israel dijebak dalam penyergapan yang telah disiapkan.
Di mana Hizbullah melancarkan dua gelombang serangan roket ke posisi pasukan dan kendaraan Israel di Bint Jbeil, total sekira 20 rentetan sepanjang hari.
Hizbullah mengaku terlebih dahulu meledakkan IED, lalu menyerang dari jarak dekat menggunakan senjata ringan dan menengah, sehingga menimbulkan korban jiwa yang telah dikonfirmasi.
Disebutkan pula, prajurit yang terluka dievakuasi di tengah tembakan dan kepulan asap menuju Maroun al-Ras.
Tepat, sebelum akhirnya diterbangkan dengan helikopter.
Sementara jalur evakuasi tetap dihantam artileri perlawanan.
Pernyataan tersebut menegaskan operasi akan terus berlanjut selama agresi Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Lebanon masih berlangsung.