Soal Pemecatan Arbeloa Usai Real Madrid Tersingkir dari UCL, Eks Chelsea Paling Mungkin Menggantikan
Murhan April 16, 2026 10:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Real Madrid tersingkir dari Liga Champions 2026/2027. Hal ini membuatnya terancam menjalani musim tanpa trofi.

Pada Kamis (16/4/2026) dini hari WIB, kekalahan menyedihkan Los Blancis di Allianz Arena dengan Agregat 4-6 dari Bayern Munchen.

Pada perempat final Liga Champions menjadi pukulan telak tim asuhan Alvaro Arbeloa.

Kini masa depan Arbeloa berada di ujung tanduk setelah kekalahan dramatis tersebut.

Ya, pertandingan leg kedua di Allianz Arena berlangsung dramatis.

Pertandingan yang berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan tuan rumah itu sempat diwarnai dengan keputusan kontroversi dari wasit yang sangat merugikan Real Madrid.

Baca juga: Siaran Live SCTV! Jadwal Semifinal Liga Champions 2025/2026: PSG vs Munchen dan Atletico vs Arsenal

Salah satunya yakni saat kartu merah yang diterima Eduardo Camavinga pada menit ke-86 yang menjadi titik balik kekalahan Los Blancos.

Eduardo Camavinga diusir wasit setelah menerima dua kartu kuning hanya dalam waktu delapan menit. 

Ia hanya berniat menahan bola dan mengulur waktu saat situasi pelanggaran namun berujung kartu merah kepadanya.

Setelah Camavinga keluar, Bayern Munchen berhasil comeback lewat gol Luis Diaz (89') serta gol Michael Olise di perpanjangan waktu.

Seusai pertandingan, Arbeloa mengecam keputusan dari wasit tersebut.

Pelatih Real Madrid itu menyebut bahwa pengusiran Camavinga merusak pertandingan.

Kekalahan ini diprediksi membawa perubahan besar di Real Madrid.

Menurut laporan dari Football Espana, Real Madrid hampir pasti tidak akan mempertahankan Arbeloa sebagai pelatih utama musim depan. 

Meski ia sempat menunjukkan kemampuan memotivasi skuad dan mempercayai pemain muda, hasil buruk di tiga kompetisi utama membuat posisinya goyah. 

Klub kemungkinan akan membiarkannya menyelesaikan sisa musim ini sebelum mencari pengganti.

Situasi ini menandai masa sulit bagi Real Madrid. Tim yang biasanya mendominasi Eropa kini menghadapi krisis.

Kini sebanyak empat pelatih yakni Jurgen Klopp, Zinedine Zidane, Didier Deschamps, dan Mauricio Pochettino semuanya disukai oleh presiden Florentino Perez untuk menggantikan posisi Arbeloa.

Dari nama-nama tersebut, Pochettino yang sempat melatih Chelsea dianggap sebagai kandidat yang paling mungkin untuk datang musim panas ini, meskipun target pilihan Real Madrid tetap Klopp. 

Musim 2025/26 menjadi pelajaran berharga bagi Real Madrid. Dominasi di Eropa yang selama ini menjadi ciri khas kini terancam pudar.

Menarik dinantikan siapakah pelatih yang bakal menjadi pelatih baru Real Madrid di musim depan.

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.