BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Pelaku pencurian di toko Teknik 37 Desa Tambalangan Kabupaten HSU terekam kamera pengawas saat melancarkan aksinya. Polsek Amuntai Tengah akhirnya berhasil mengamankan pelaku KN warga Kota Waringin Barat Kalteng, pelaku mencuri telepon genggam milik penjaga toko saat mereka melayani pelanggan lain.
Pelaku sempat mengaku membeli kabel tis sebelum akhirnya mencuri telepon genggam yang diletakkan di meja.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas dan keterangan saksi, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya mendapatkan informasi dari masyarakat terkait keberadaan seorang pria mencurigakan di kawasan Masjid Al-Jihad, Desa Palampitan Hulu. Petugas yang mendatangi lokasi kemudian mengamankan pria tersebut karena tidak dapat menunjukkan identitas diri.
"Dilakukan scan retina mata ternyata cocok dengan pelaku pencurian yang terekam di CCTV," ujar Kapolsek Amuntai Tengah Iptu Sulistiono, Rabu (15/4/2026).
Baca juga: Layanan Paspor Hadir di MPP Tanahlaut, Warga Senang Tak Perlu Lagi ke Banjarmasin
Hasil pemeriksaan lebih lanjut melalui identifikasi Unit Inafis Satreskrim Polres HSU memastikan bahwa pria tersebut adalah KN, yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian. Ia kemudian dibawa ke Mapolsek Amuntai Tengah untuk proses hukum lebih lanjut.
Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa kotak ponsel merek OPPO A95 beserta dokumen pembelian. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp3,9 juta.
Pelaku dijerat dengan Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal lima tahun.
Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia juga mengimbau warga untuk selalu waspada serta memanfaatkan teknologi seperti CCTV sebagai langkah pencegahan tindak kejahatan.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari peran serta masyarakat yang cepat memberikan informasi. Kami mengajak seluruh warga untuk terus bersinergi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tambahnya. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)