IRAN BALAS DENDAM Diblokade AS! Ancam Blokir Perdagangan di Laut Merah, Teluk Persia & Laut Oman
Yogi Putra Anggitatama April 16, 2026 10:56 AM

- Iran mengancam akan memblokir perdagangan melalui Laut Merah jika blokade Amerika Serikat (AS) terus berlanjut.

Ancaman ini muncul saat blokade terhadap pelabuhan Iran di Selat Hormuz memasuki hari ketiga.

Kepala Pusat Komando Militer Iran, Ali Abdollahi, menyampaikan hal tersebut dalam siaran yang ditayangkan televisi pemerintah pada Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, blokade AS telah menciptakan ketidakamanan bagi kapal-kapal dagang dan kapal tanker minyak Iran.

Ali pun menganggapnya sebagai langkah awal pelanggaran gencatan senjata.

Sebagai balasan, Iran bakal memblokade perdagangan melalui Laut Merah, Teluk Persia, dan Laut Oman.

"Angkatan bersenjata Republik Islam yang kuat tidak akan membiarkan ekspor atau impor apa pun berlanjut di Teluk Persia, Laut Oman, dan Laut Merah," kata Ali Abdollahi, dikutip dari Tasnim News Agency pada Rabu (15/4/2026).

Pernyataan itu muncul setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) mengklaim bahwa ekonomi Iran lumpuh.

Disebutkan bahwa AS berhasil menghentikan perdagangan laut Iran dalam waktu kurang dari 36 jam.

"Blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran telah sepenuhnya diterapkan seiring pasukan AS mempertahankan superioritas maritim di Timur Tengah," tulis CENTCOM.

Namun, laporan lain menyebutkan sejumlah kapal berhasil lolos dari blokade AS.

Salah satunya adalah kapal milik China yang dikenai sanksi oleh AS pada 2023 karena mengangkut minyak Iran.

Kapal tanker lain yang dikenai sanksi, Rich Starry, bahkan menjadi yang pertama berhasil melewati selat dan keluar dari Teluk, menurut data dari LSEG dan Kpler.

(*)

https://www.tasnimnews.ir/en/news/2026/04/15/3566555/naval-blockade-will-trigger-retaliation-iran-s-top-general-warns-us

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.