BANGKAPOS.COM - Sosok Nurah Syahfirah jadi sorotan pada pernikahan Teuku Rassya dengan Cleantha Islan baru-baru ini.
Nurah Syahfirah adalah ibu sambung Teuku Rasya.
Umurnya 34 tahun dan merupakan keturunan Arab.
Sementara Teuku Rasya diketahui berumur 27 tahun.
Itu artinya, umur Nurah Syahfirah dan Teuku Rasya hanya terpaut sekitar 7 tahun.
Selain itu, di usianya yang menginjak 34 tahun, Nurah Syahfirah kini sudah punya 3 anak bersama Teuku Rafly Pasya.
Ketiga anak Nurah dan Teuku Rafly Pasya ini adalah Cut Nausyali S. Pasya, Cut Nazli Sairish Pasya, dan Teuku Muhammad Razeen Pasya.
Yuk simak biodata Nurah Syahfirah berikut ini:
Nurah Syahfirah dinikahi Teuku Rafly Pasya pada tahun 2013 lalu, kala itu usianya baru 22 tahun.
Ia menerima menerima Rafly yang saat itu berstatus duda anak satu.
Meski terpaut jarak usia cukup jauh, Rafly dan Nurah berhasil membuktikan kekuatan cinta mereka.
Keduanya hidup bahagia dan harmonis.
Apalagi setelah kehadiran 3 anak yang menggemaskan.
Mereka adalah Cut Nausyali S. Pasya, Cut Nazli Sairish Pasya, dan Teuku Muhammad Razeen Pasya.
Nurah juga berusaha menjadi ibu sambung yang baik bagi Teuku Rassya meski hanya terpaut jarak usia 8 tahun.
Sementara itu di usianya yang menginjak 34 tahun, Nurah justru tampak layaknya seorang gadis atau ABG.
Hal itu didukung oleh paras cantik dan tubuh yang bugar.
Pemilihan busana juga membuat Nurah terlihat lebih muda dari usianya.
Dipantau dari Instagram pribadinya, wanita berzodiak Libra tersebut tengah menggandrungi olahraga padel.
Ia pun sering bermain padel bersama sang suami.
Baca juga: Sosok Cleantha Islan Istri Teuku Rassya, Mantu Tamara Bleszynski, Bukan dari Kalangan Artis
Sosok Nurah Syahfirah ikut jadi sorotan tatkala ibu kandung Teuku Rasya, Tamara Blesznyski hadir sebagai tamu undangan.
Kehadiran Tamara pun menjadi perhatian karena ia tampil tanpa mengenakan busana seragam keluarga.
Sementara, Nurah yang merupakan ibu sambung Rassya terlihat mengenakan busana senada dengan keluarga besar mempelai.
Situasi tersebut memicu berbagai spekulasi dari netizen.
Banyak yang menuding Rassya tidak memberikan tempat istimewa bagi ibu kandungnya, bahkan ada yang menilai Nurah berusaha menggantikan posisi Tamara.
Menanggapi berbagai tudingan tersebut, Nurah memberikan penjelasan melalui media sosial. Ia menyebut bahwa Tamara sendiri yang memilih untuk hadir sebagai tamu undangan dalam acara tersebut.
"Sebagai seorang IBU tentu nya aku pun mengharapkan kehadiran IBU Kandung Rassya untuk hadir mendampingi Rassya di moment terpenting dalam hidup nya. Bukan hadir hany sebagai tamu.
Semua run down acara penikahan IBU KANDUNG yang selalu diutamakan sm seperti Acara lamaran Rassya kemarin. Semua sudah di persiapkan sendiri oleh Rassya dan Antha dari mulai seragam hingga posisi yang paling diutamakan," tulis Nurah.
Ia juga memperlihatkan dua gaun berwarna cokelat yang sebelumnya telah disiapkan untuk Tamara dan ibu mertua Rassya. Dalam unggahannya, Nurah menegaskan bahwa dirinya justru membuat busana sendiri dengan bahan berbeda.
"Seragam IBU KANDUNG Antha dan IBU KANDUNG Rassya
IBU TIRI bikin sendiri dan bahan yg berbeda," tulis Nurah lagi.
Teuku Rassya juga angkat bicara sekaligus membela ibu sambungnya, Nurah Syahfirah, yang menjadi sasaran hujatan netizen usai pernikahannya.
Teuku Rassya memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya.
Ia menjelaskan bahwa persoalan busana bermula dari rencana awal yang ingin menjahit baju Tamara melalui rekan di Bali.
Namun, rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan dan akhirnya dialihkan ke tempat yang sama dengan ibu mertuanya.
Sayangnya, terjadi miskomunikasi yang membuat situasi semakin rumit.
Rassya bahkan membagikan isi percakapannya dengan sang ibu sebelum hari pernikahan.
"Mama sdh tua dan pusing dengan info2 yg berbeda
Gpp Sya mama dateng Resepsi aja," tulis Tamara Bleszynski.
Rassya pun memohon maaf atas kekeliruan yang terjadi dan berharap ibunya tetap hadir di momen akad.
"Emang udah disapin ma. Kan ga semua vendor diurus sama si WOnya
Please ma, maafin ya salah info dari wonya. ini rassya udah lagi stress banget, mama jangan ga dateng ya, kalo ga rasanya kayak semuanya sia2 krn rassya kan pengen minimal diluar dari segala ke stressan rassya ada mama yang happy disamping rassya," tulisnya.
Di akhir klarifikasinya, Rassya meminta publik untuk tidak terburu-buru berprasangka buruk dan menghujat keluarganya.
"Jadi mohon sekali ya teman2 jangan selalu utamain suudzon dan menghujat cuman karna ibu sy cinta puisi atau hobi membuat pernyataan2 yang cryptic. Ini udah kedua kalinya kalian sebegitu baik mengamalkan pahala kepada saya," tulis dia. (Bangkapos.com/TribunStyle.com/TribunnewsBogor.com)