TP PKK Kotamobagu Sukses Gelar Pemilihan Duta Cegah Stunting Remaja 2026 
Ventrico Nonutu April 16, 2026 11:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID, Kotamobagu - Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) menggelar ajang Pemilihan Duta Cegah Stunting Remaja Tingkat Kota Kotamobagu Tahun 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu 15 April 2026 di Aula Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu.

Ajang Pemilihan Duta Cegah Stunting Remaja Tingkat Kota Kotamobagu ini bertujuan melahirkan pionir muda dalam mengedukasi masyarakat terkait isu kesehatan nasional.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kota Kotamobagu, Rindah Gaib Mokoginta, didampingi Wakil Ketua TP PKK Resty A Mangkat Somba, serta jajaran pejabat pemerintah daerah dan perwakilan TP PKK Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). 

BIMTEK - Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu Ny. Rindah Gaib Mokoginta saat memberi sambutan pada Bimtek TP-PKK Kotamobagu di Hotel Sutan Raja, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Kamis (8/5/2025). Acara ini dibuka Wali Kota Kotamobagu Wenny Gaib.
CEGAH STUNTING - Ketua TP-PKK Kota Kotamobagu Ny. Rindah Gaib Mokoginta. Rindah Gaib Mokoginta, menekankan persoalan stunting bukan sekadar masalah kesehatan fisik balita saat ini.

Ketua TP PKK Kota Kotamobagu Rindah Gaib Mokoginta, menekankan persoalan stunting bukan sekadar masalah kesehatan fisik balita saat ini, melainkan ancaman terhadap kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di masa depan.

“Permasalahan ini sangat menentukan masa depan generasi kita," ujarnya.

"Dalam upaya pencegahan stunting, dibutuhkan niat yang kuat, komitmen berkelanjutan, serta peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda,” kata dia.

Ia menambahkan bahwa pemilihan duta ini bukan sekadar kompetisi kecantikan atau bakat semata.

“Ini adalah ikhtiar kita membentuk remaja inspiratif yang cerdas dan memiliki kepedulian sosial tinggi untuk menjadi teladan dalam pencegahan stunting di tengah masyarakat,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut Asisten I Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S Mokoginta memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus TP PKK yang telah berdedikasi menyelenggarakan kegiatan ini.

“Stunting berdampak pada perkembangan kecerdasan dan kualitas SDM secara jangka panjang," tuturnya. 

"Oleh karena itu, keterlibatan remaja menjadi kunci penting dalam percepatan penurunan angka stunting melalui peran aktif generasi muda,” ujar Sahaya.

Pemerintah berharap para peserta tidak hanya berhenti di ajang kompetisi, tetapi benar-benar menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Setelah melalui proses penilaian yang ketat oleh tim juri, terpilih dua remaja terbaik yang akan membawa nama harum Kota Kotamobagu ke tingkat yang lebih tinggi. 

Mereka adalah Christmart Immanuel Jourdan Palenewen dan Megrisa Hidayat Lasena.

Keduanya secara resmi akan mewakili Kota Kotamobagu dalam ajang Pemilihan Duta Cegah Stunting Remaja Tingkat Provinsi Sulut Tahun 2026 mendatang.

(TribunManado.co.id/Nie)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.