Remaja 15 Tahun Parepare Ditemukan Setelah Hilang 3 Bulan, Ternyata Dibawa Kabur Pacar ke Bantaeng
Sudirman April 16, 2026 01:22 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE -- Seorang remaja di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) berinisial AA (15) yang dilaporkan hilang akhirnya ditemukan.

AA ditemukan di Kecamatan Pajukukang, Bantaeng, Rabu (15/4/2026) 03.30 Wita, setelah dilaporkan hilang selama kurang lebih 3 bulan lamanya.

Kasat Reskrim Polres Parepare AKP Muh Agus Purwanto mengatakan, AA dibawa kabur oleh kekasihnya AF (17) karena menghamili korban.

"Alhamdulillah, kami berhasil menemukan korban. AF ini membawa kabur korban ke Bantaeng karena takut setelah menghamili korban," katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Kamis (16/4/2026).

Pihaknya melakukan pencarian terhadap korban setelah dilaporkan hilang, Jumat (13/2/2026) lalu.

Polisi berhasil mendapatkan informasi korban di Kabupaten Bantaeng dan melakukan penjemputan terhadap AA dan pelaku AF.

Baca juga: Datang Beli Sabu saat Penggerebekan Polisi, Anggota Satpol PP di Parepare Ikut Terjaring

"Kami menemukan korban dan AF ini tinggal bersama di rumah warga. Kami lakukan penjemputan dan mengamankan AF," ungkapnya.

Terpisah ibu AA, Yusneni bersyukur putrinya ditemukan dalam keadaan sehat.

Dia pun meminta polisi untuk menghukum AF atas perbuatannya yang membawa kabur putrinya.

"Bersyukur ditemukan kondisi sehat. Tapi saya tetap minta ini pelaku dihukum, saya tidak mau damai," ucapnya.

Dilaporkan 'Silariang'

AA dilaporkan hilang diduga dibawa lari atau silariang dengan kekasihnya.

Saat Tribun-Timur.com berkunjung ke rumah korban di Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare Jumat (13/2/2026), ibu korban bernama Yusneni (46) terus merenungi kondisi anaknya yang tak ada kabar.

Yusneni mengatakan, putrinya itu sudah hilang sejak 12 Januari 2026 lalu dan hingga kini tidak pulang ke rumah, membuat keluarga diselimuti kecemasan mendalam.

Kata dia, terakhir kali dia melihat mata anaknya saat berpamitan ke sekolah.

"12 Januari kemarin, sudah sebulan tidak pulang ke rumah. Dia izin mau ke sekolah tapi sampai sekarang tidak pulang, hpnya tidak aktif," katanya dengan suara bergetar.

Saat anaknya tidak pulang hingga larut malam, dirinya berusaha mencari keberadaan AA dengan mendatangi rumah beberapa teman sekolahnya.

Dari informasi teman AA, Yusneni berkesimpulan anaknya dibawa pergi oleh pria berinisial AF.

AF merupakan pacar AA.

"Saya sempat cari ke rumah dekatnya, dan temannya bilang kalau sempat lihat anakku sama ini cowonya di Pantai Bibir. Tapi tidak ada, tidak pernah pulang-pulang sejak itu," ungkapnya.

Yusneni pun mengaku sudah tiga kali melaporkan kehilangan anaknya ke polisi, namun belum ada hasil atau informasi mengenai keberadaan putrinya itu.

"Sudah 3 kali saya melapor. Saya cuma berharap agar anak saya ditemukan, saya sendiri sekarang pak," ucapnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.