TRIBUNTRENDS.COM - Pemerintah kembali membuka peluang kerja dalam skala besar melalui program strategis nasional. Sebanyak 30.000 posisi manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih resmi dibuka untuk umum, menjadi salah satu rekrutmen terbesar tahun 2026 yang menyasar lulusan perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Program ini tidak hanya menawarkan pekerjaan, tetapi juga peran penting dalam membangun ekonomi desa yang lebih mandiri dan terintegrasi dengan kebijakan nasional.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa pendaftaran dibuka dalam waktu terbatas.
Baca juga: Lowongan Kerja 30 Ribu Manajer Koperasi Desa atau Koperasi Merah Putih, Zulhas: Tidak Ada Titipan
“Pendaftaran dibuka mulai hari ini. Jadi tolong disampaikan secara terbuka hari ini tanggal 15 April 2026 hingga 24 April 2026,” kata Zulhas dalam rapat di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi:
https://phtc.panselnas.go.id
Seluruh proses ini dikoordinasikan oleh Badan Pengaturan (BP) BUMN.
Kesempatan ini terbuka luas bagi lulusan pendidikan tinggi:
Dengan syarat yang relatif inklusif, program ini menjadi peluang besar bagi lulusan muda untuk terlibat langsung dalam pembangunan desa.
Zulkifli Hasan menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara bersih dan tidak dipungut biaya apa pun. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen ini.
“Jadi seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya apa pun,” tutur Zulhas.
“Tidak ada titipan, tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan.
Bila ada pihak yang minta imbalan nanti janji lulus, ah itu berarti nipu, bohong. Enggak ada, ikut saja ya gitu. Ikut seleksi secara adil,” kata Zulhas.
Ia juga menegaskan bahwa pendaftaran hanya dilakukan melalui situs resmi, bukan melalui kementerian atau instansi lainnya.
Baca juga: Link Pendaftaran 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih, Lulusan Semua Jurusan Bisa Daftar, Buruan!
Para peserta yang lolos seleksi akan diangkat sebagai pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).
Mereka akan berada di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara. Sementara itu, untuk program lain seperti Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), pegawai akan ditempatkan di PT Agrinas Jaladri Nusantara.
“Sama, semuanya itu Perjanjian Kerja Waktu Tertentu,” terang Zulhas.
Program ini merupakan bagian dari target besar pemerintah untuk membangun hingga 80.000 Kopdes Merah Putih pada tahun 2026. Koperasi tersebut nantinya akan berfungsi sebagai:
Selain itu, pemerintah juga mengembangkan Kampung Nelayan Merah Putih yang dilengkapi fasilitas modern seperti cold storage untuk mendukung sektor perikanan.
Baca juga: Syarat Jadi Manajer Kopdes Merah Putih, Pemerintah Buka 30.000 Lowongan Tanpa Pungutan Biaya!
Lebih dari sekadar pekerjaan, posisi ini menawarkan peran strategis sebagai ujung tombak pembangunan desa.
Para manajer nantinya akan menjadi penghubung antara kebijakan pusat dan implementasi di lapangan.
Dengan skala besar, dukungan lintas kementerian, dan peran yang krusial, rekrutmen ini menjadi kesempatan langka bagi generasi muda untuk tidak hanya berkarier, tetapi juga berkontribusi langsung dalam membangun Indonesia dari desa.
***
(TribunTrends/Kompas)