Kasus Remaja Hilang Terkuak! Dibawa Kabur Pacar hingga Hamil
muh radlis April 16, 2026 03:11 PM

 

TRIBUNJATENG.COM - Misteri hilangnya seorang remaja perempuan di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, akhirnya terungkap setelah tiga bulan pencarian.

Korban berinisial AA (15) ditemukan dalam kondisi selamat di wilayah Kabupaten Bantaeng.

AA ditemukan pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 03.30 Wita di Kecamatan Pajukukang, setelah sebelumnya dilaporkan hilang sejak Januari 2026.

Kasus ini menarik perhatian publik karena korban diduga dibawa kabur oleh kekasihnya sendiri, AF (17).

 Fakta lain yang terungkap, korban disebut telah dihamili oleh pelaku.

Kasat Reskrim Polres Parepare AKP Muh Agus Purwanto membenarkan bahwa korban berhasil ditemukan setelah dilakukan pencarian intensif oleh pihak kepolisian.

"Alhamdulillah, kami berhasil menemukan korban.

AF ini membawa kabur korban ke Bantaeng karena takut setelah menghamili korban," katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Kamis (16/4/2026).

Pencarian terhadap AA dilakukan sejak laporan kehilangan diterima polisi pada Jumat (13/2/2026).

Dari hasil penyelidikan, polisi memperoleh informasi keberadaan korban di Bantaeng.

Petugas kemudian bergerak cepat melakukan penjemputan terhadap korban sekaligus mengamankan pelaku.

"Kami menemukan korban dan AF ini tinggal bersama di rumah warga. Kami lakukan penjemputan dan mengamankan AF," ungkapnya.

Sementara itu, ibu korban, Yusneni, mengaku bersyukur anaknya ditemukan dalam keadaan sehat setelah berbulan-bulan tanpa kabar.

Namun, ia menegaskan tidak ingin menyelesaikan kasus ini secara damai dan meminta pelaku diproses hukum.

"Bersyukur ditemukan kondisi sehat. Tapi saya tetap minta ini pelaku dihukum, saya tidak mau damai," ucapnya.

 

Kronologi Hilangnya Korban

Sebelumnya, AA dilaporkan hilang diduga karena dibawa kabur oleh kekasihnya atau dikenal dengan istilah “silariang”.

Menurut keterangan keluarga, AA terakhir terlihat pada 12 Januari 2026 saat berpamitan pergi ke sekolah.

Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung pulang ke rumah.

"12 Januari kemarin, sudah sebulan tidak pulang ke rumah.

Dia izin mau ke sekolah tapi sampai sekarang tidak pulang, hpnya tidak aktif," katanya dengan suara bergetar.

Keluarga kemudian berusaha mencari keberadaan AA dengan mendatangi rumah teman-temannya.

Dari informasi yang diperoleh, korban diduga pergi bersama AF yang merupakan pacarnya.

"Saya sempat cari ke rumah dekatnya, dan temannya bilang kalau sempat lihat anakku sama ini cowonya di Pantai Bibir.

Tapi tidak ada, tidak pernah pulang-pulang sejak itu," ungkapnya.

Yusneni pun mengaku sudah tiga kali melaporkan kehilangan anaknya ke polisi, namun belum ada hasil atau informasi mengenai keberadaan putrinya itu.

"Sudah 3 kali saya melapor.

Saya cuma berharap agar anak saya ditemukan, saya sendiri sekarang pak," ucapnya.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.