TRIBUNBATAM.id, BATAM – Namanya Ipda Supriadi, S.H.
Tapi banyak orang yang mengenalnya dengan nama 'Bang Joker'.
Polisi di Batam yang murah senyum dan supel ini terakhir menjabat sebagai Ps Paur 2 Subbid Mulmed Bidhumas Polda Kepri.
Rabu, 15 April 2026 malam orang yang mengenalnya mendapat kabar duka.
Ia meninggal dunia saat menjalankan tugas di Jakarta.
Sejumlah rekannya sempat membawanya ke Rumah Sakit Pusat Pertamina di Jakarta Selatan (Jaksel).
Namun Tuhan Pemilik Semesta Alam punya Kehendak lain.
Setibanya di rumah sakit, ia dinyatakan meninggal dunia.
Tak hanya warga Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Ucapan duka cita datang dari tokoh hingga artis di tanah air.
Anggota Komisi III DPR RI Dapil Kepri, Rizki Faisal misalnya mengucapkan duka cita atas kepergian Ipda Supriadi, S.H itu.
Tak hanya politisi, ucapan duka cita juga datang dari Monang Parlindungan Ambarita.
Polisi yang banyak dikenal publik karena salahsatu acara di televisi melalui Instagram pribadinya, @mpambarita juga mengucapkan duka cita untuk Ipda Supriadi, S.H.
Keduanya diketahui sama-sama menempuh pendidikan perwira.
"Selamat Jalan Saudaraku. We Will Always Remember U, Buddy," tulisnya.
Bahkan drummer Slank, Bimbim dan gitaris Slank, Muhammad Ridwan Hafidz melalui akun Instagram pribadinya turut mengucapkan duka cita atas meninggalnya Ipda 'Joker' Supriadi.
Melalui story Instagram miliknya, @bimbimslank, ia memberi pesan menyentuh.
"Yang tabah ya, Rajendra. Papamu orang baik banget," tulisnya.
Kapolda Kepri, Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H melalui Kepala Bidang Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H menyampaikan rasa dukacita atas kepergian sala satu anak buah terbaiknya.
"Pertama, kami keluarga besar Bid Humas menyampaikan turut berdukacita. Semoga keluarga yang ditinggal tanah dan almarhum diterima disisinya," ujar Kabid Humas di Mapolda Kepri, Kamis (16/4/2026).
Nona mengaku terkejut mendengar kabar kepergian anak buahnya.
Apalagi, saat itu ia memberikan amanah pada almarhum untuk mengikuti Rapat kerja teknis (rakernis) kehumasan di Jakarta bersama dirinya.
"Beliau meninggal saat menjalankan tugas di Jakarta. Ada kegiatan tiga hari dari Divisi Humas Mabes Polri. Saya diminta bapak Kapolda kembali dan Beliau yang di sana. Bahkan, Beliau menggantikan saya menerima penghargaan bersama para Kombes," katanya.
Ia menjelaskan kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Grandika, Jakarta Selatan, sejak Senin hingga Rabu malam.
Seluruh peserta dijadwalkan kembali ke wilayah masing-masing pada hari Kamis.
Pada Rabu siang, Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (BIT) Humas Polda Kepri justru meraih prestasi membanggakan.
Mereka mendapatkan penghargaan dari Mabes Polri melalui Kadiv Humas Polri atas beberapa kategori.
Yakni keaktifan produk SPIT Media Hub, keaktifan e-learning, serta keaktifan produksi konten untuk Polri TV.
“Penghargaan tersebut diterima oleh Ipda Supriadi sebagai perwakilan dari Polda Kepri,” ujar Kombes Pol Nona Pricillia.
Namun, kebahagiaan tersebut berubah menjadi duka pada malam harinya.
Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan, Ipda Supriyadi kembali ke kamar hotel.
Rekan satu kamarnya sempat berkomunikasi dengannya sekira pukul 22.00 WIB, di mana Almarhum menyampaikan akan segera kembali ke hotel.
Sekitar pukul 23.00 WIB, rekan tersebut kembali ke kamar dan mencoba mengetuk pintu, namun tidak mendapat respons.
Pintu juga tidak dapat dibuka karena terkunci dari dalam.
Dengan bantuan petugas hotel, pintu akhirnya berhasil dibuka dan Ipda Supriyadi ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Ia kemudian segera dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta Selatan.
Namun, setibanya di rumah sakit, almarhum dinyatakan telah meninggal dunia.
Berdasarkan informasi dari tim Kedokteran dan Kesehatan Polda Kepri, Almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.
“Diduga kuat Beliau meninggal dunia akibat serangan jantung,” jelas Kombes Pol Nona.
Jenazah Ipda Supriadi telah diberangkatkan ke Batam untuk dimakamkan.
Prosesi pemakaman akan dilaksanakan secara kedinasan sebagai bentuk penghormatan atas pengabdiannya sebagai anggota Polri.
Di mata rekan dan pimpinan, Almarhum dikenal sebagai sosok polisi yang berdedikasi tinggi.
Ia selalu aktif dalam setiap penugasan dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Almarhum adalah pribadi yang luar biasa, selalu siap menjalankan perintah pimpinan dan menyelesaikan tugas dengan baik,” tutup Kombes Pol Nona Pricillia.
Sejumlah anggota Bid Humas Polda Kepri yang diwawancarai mengaku kaget mendengar kabar kepergian almarhum.
"Beliau sosok panutan dalam tugas. Saya bersaksi beliau orang baik. Keluarga yang tabah, semoga diterima disisinya," ucap Hatta, seorang polisi lainnya. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)