Stok LPG di Pangkalan Kota Blitar Kosong, Distribusi dari Agen Ternyata Terlambat
Ndaru Wijayanto April 16, 2026 03:14 PM

 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Tim gabungan Polres Blitar Kota, Disperindag, dan Hiswana Migas menggelar sidak LPG di pangkalan dan restoran di Kota Blitar, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026). 

Dalam sidak itu, tim mendapati ada keterlambatan distribusi LPG 3 kilogram di pangkalan dalam sepekan ini. 

Selain sidak LPG, tim gabungan juga mengecek stok solar dan pertalite di SPBU.

Tim pertama kali mendatangi SPBU Kebon Rojo, Kota Blitar. 

Stok solar dan pertalite di SPBU Kebon Rojo masih tersedia banyak. 

Stok solar di SPBU Kebon Rojo masih 10.000 liter, sedang stok pertalite masih 22.000 liter. 

Tim kemudian bergeser mengecek stok LPG di pangkalan Jl Dr Wahidin, Kota Blitar. 

Stok LPG 3 kilogram dan LPG 12 kilogram di pangkalan Jl Dr Wahidin kosong. 

"Stok LPG 3 kilogram dan 12 kilogram kosong. Biasanya stok elpiji 12 kilogram tidak pernah kosong," kata Asih, pemilik pangkalan di Jl Dr Wahidin. 

Ketika stok LPG habis, kata Asih, biasanya agen langsung mengirim pasokan elpiji ke pangkalan. 

Tapi, kali ini, agen belum juga mengirim pasokan elpiji ke pangkalan. 

"Terutama LPG 12 kilogram kalau habis langsung dikirim, ini saya sudah laporan ke agen tapi barang belum datang," ujarnya. 

Asih mengatakan, distribusi LPG dari agen ke pangkalan memangan agak terlambat dalam sepekan ini. 

Ia tidak tahu apa penyebab terjadi keterlambatan distribusi LPG dari agen ke pangkalan. 

"Kalau kuotanya tetap, seminggu saya dapat jatah sekitar 350 tabung LPG 3 kilogram. Cuma pengirimannya agak terlambat mulai sepekan ini. Hari ini dapat tambahan kiriman 40 tabung LPG 3 kilogram, tapi juga belum datang," katanya. 

Baca juga: Kelangkaan LPG 3 Kg di Tuban Disorot DPR RI, Komisi XII Siapkan Sayembara Berhadiah Bagi Pelapor

Kanit Tipiter Satreskrim Polres Blitar Kota, Iptu Yuno Sukaito mengatakan, dari hasil sidak, memang ada keterlambatan distribusi LPG dari agen ke pangkalan.

"Tidak ada kelangkaan LPG di Kota Blitar, mungkin hanya terjadi keterlambatan distribusi dari agen ke pangkalan. Kalau stok BBM di SPBU masih aman," katanya. 

Dikatakannya, pasokan elpiji dari agen ke pangkalan sebenarnya normal setiap hari. 

Kuota pasokan LPG dari agen ke pangkalan juga tetap tidak berkurang. Malah, Disperindag Kota Blitar mengusulkan tambahan kuota di momen tertentu.

"Kuota pasokan LPG dari agen ke pangkalan tidak ada pengurangan. Justru di momen-momen tertentu ada usulan penambahan kuota pasokan LPG," ujarnya.

"Soal keterlambatan distribusi LPG dari agen ke pangkalan, kami masih koordinasikan dengan agen," pungkasnya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.