PLN Hadirkan Harapan dari Desa Panguragan, Dukung Perjuangan Muslimah Tangguh
bisnistribunjabar April 16, 2026 06:44 PM

TRIBUNJABAR.ID - KABUPATEN CIREBON - Kepedulian tak selalu hadir dalam bentuk besar, namun bisa terasa kuat ketika menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Hal itu tergambar dalam kegiatan “YBM Berbagi Kebahagiaan Bersama Muslimah Tangguh” yang digelar PLN UP3 Cirebon di Desa Panguragan, Kabupaten Cirebon (9/4).

Melalui kegiatan ini, PLN tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menghadirkan semangat dan dukungan bagi sosok-sosok inspiratif di tengah masyarakat. Salah satunya adalah Ibu Sulekha, seorang perempuan tangguh yang menjalani kehidupan dengan penuh keteguhan setelah ditinggal suaminya yang merupakan tenaga alih daya PLN.

Di tengah keterbatasan, Ibu Sulekha tetap berjuang membesarkan dua anaknya melalui usaha pembuatan telur asin yang ia jalankan dengan tekun. Usaha sederhana itu menjadi sumber penghidupan sekaligus bukti ketegaran seorang ibu dalam menjaga keberlangsungan keluarga.

Kehadiran langsung General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, dalam kegiatan ini menjadi bentuk perhatian dan penghargaan atas perjuangan tersebut. Menurutnya, sosok seperti Ibu Sulekha adalah cerminan kekuatan yang patut diapresiasi.

“Melalui momen YBM Berbagi Kebahagiaan Bersama Muslimah Tangguh ini, kami ingin menghadirkan semangat, perhatian, dan dukungan nyata bagi sosok-sosok inspiratif di tengah masyarakat. Ibu Sulekha adalah contoh muslimah tangguh yang menunjukkan kekuatan, keteguhan, dan kasih sayang seorang ibu dalam memperjuangkan kehidupan keluarganya. Semoga kebersamaan ini menjadi penyemangat dan menghadirkan kebahagiaan yang tulus,” ujar Sugeng Widodo.

Bagi PLN, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kehadiran perusahaan tidak hanya sebatas layanan listrik, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut tumbuh dan saling menguatkan.

Manager PLN UP3 Cirebon, Muhammad Ardian, menambahkan bahwa kisah perjuangan seperti yang ditunjukkan Ibu Sulekha menjadi inspirasi bagi seluruh insan PLN.

“PLN tidak hanya hadir untuk menyalakan listrik, tetapi juga untuk menyalakan harapan. Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa sekecil apa pun kepedulian yang diberikan akan sangat bermakna bagi mereka yang membutuhkan. Semangat Ibu Sulekha menjadi inspirasi bagi kami semua untuk terus berbagi, saling menguatkan, dan menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Kisah Ibu Sulekha menjadi gambaran nyata bahwa ketegaran dan kemandirian dapat tumbuh di tengah keterbatasan. Dukungan yang diberikan PLN diharapkan tidak hanya membantu secara langsung, tetapi juga menjadi dorongan moral agar semangat tersebut terus terjaga.

Melalui momentum ini, PLN menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Tidak hanya melalui listrik yang andal, tetapi juga lewat kepedulian sosial yang menyentuh langsung kehidupan warga.

Di Desa Panguragan, kebersamaan itu terasa sederhana, namun bermakna. Dari sebuah perhatian dan dukungan, harapan kembali dinyalakan untuk memberi kekuatan bagi mereka yang terus berjuang dalam diam.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.