BANGKAPOS.COM--Jodoh merupakan salah satu rahasia Allah SWT yang tidak pernah diketahui manusia kapan datangnya.
Dalam ajaran Islam, manusia diyakini diciptakan berpasang-pasangan, sebagaimana kisah Nabi Adam dan Hawa.
Namun, selain berserah diri, umat Muslim juga dianjurkan untuk berikhtiar, salah satunya melalui doa.
Melalui ceramah yang disampaikan oleh Adi Hidayat, dijelaskan bahwa ada amalan doa yang dapat dibaca secara rutin untuk memohon jodoh, termasuk bagi seseorang yang telah memiliki pilihan hati.
Dalam penjelasannya, ia menekankan pentingnya niat dalam berdoa. Menurutnya, niat menikah seharusnya dilandasi ibadah kepada Allah SWT, bukan semata-mata keinginan duniawi.
“Pastikan niat menikah itu untuk ibadah, karena ini bisa mempercepat pengabulan doa,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar doa yang dipanjatkan sesuai dengan kodrat, yakni laki-laki memohon pasangan perempuan, dan sebaliknya perempuan memohon pasangan laki-laki.
Tulisan Arab:
اللَّهُمَّ يَا رَبِّ أَنْتَ حَسْبِي عَلَى (…)، عَطِّفْ قَلْبَهَا عَلَيَّ، وَسَخِّرْ لِي قَلْبَهَا، وَذَلِّلْهَا لِي، وَحَبِّبْنِي إِلَيْهَا حَتَّى تَأْتِيَ إِلَيَّ خَاضِعَةً ذَلِيلَةً مِنْ غَيْرِ مَهْلَةٍ، وَاشْغَلْهَا بِمَحَبَّتِي، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin:
Allahumma yaa robbi anta hasbii ‘alaa (sebut nama calon pasangan), ‘aththif qolbahaa ‘alayya wa sakhkhir li qolbahaa wa dzallihaa lii wa habbibnii ilaihaa hattaa ta’tiya ilayya khoodhi’atan dzaliilatan min ghoiri mahlatin wa asygholhaa bi mahabbatii innaka ‘alaa kulli sya’iin qodiir.
Arti:
“Ya Allah, Ya Tuhanku, Engkaulah yang mencukupi aku kepada (sebut nama calon pasangan). Cenderungkanlah hatinya kepadaku, tundukkanlah hatinya untukku, dan kasihilah ia untukku. Jadikanlah aku dicintainya hingga ia datang kepadaku dengan penuh kelembutan tanpa menunda-nunda, serta sibukkanlah ia dengan mencintaiku. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
Tulisan Arab:
رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ زَوْجَةً طَيِّبَةً أَخْطُبُهَا وَأَتَزَوَّجُ بِهَا وَتَكُونُ صَاحِبَةً لِي فِي الدِّينِ وَالدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
Latin:
Robbi habli min ladunka zaujan thoyyibah akhutubuhaa wa atazawwaj biha watakuuna shoohibatan lii fiddiin waddunyaa wal aakhiroh.
Arti:
“Ya Rabb, berikanlah kepadaku istri terbaik dari sisi-Mu, yang aku lamar dan nikahi, serta menjadi pendampingku dalam urusan agama, dunia, dan akhirat.”
Tulisan Arab:
رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ زَوْجًا طَيِّبًا وَيَكُونُ صَاحِبًا لِي فِي الدِّينِ وَالدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
Latin:
Robbi hablii min ladunka zaujan thoyyiban wayakuuna shoohiban lii fiddiini waddunyaa wal aakhiroh.
Arti:
“Ya Rabb, berikanlah kepadaku suami terbaik dari sisi-Mu yang menjadi pendampingku dalam urusan agama, dunia, dan akhirat.”
Tulisan Arab:
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Latin:
Rabbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a’yun waj’alnaa lil muttaqiina imaamaa.
Arti:
“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk hati, serta jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”
Para ulama menyebutkan beberapa waktu terbaik untuk memanjatkan doa, di antaranya:
Dengan doa yang tulus, niat yang lurus, serta usaha yang baik, diharapkan setiap umat Muslim dapat dipertemukan dengan jodoh terbaik menurut kehendak Allah SWT.
(Bangkapos.com/Zulkodri)