BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN – Kabupaten Tanah Bumbu menunjukkan eksistensinya di panggung nasional dengan ikut menyemarakkan peresmian Dermaga Pasar Terapung di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu lalu.
Kehadiran Bumi Bersujud ini menjadi magnet tersendiri dalam rangkaian acara yang diresmikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin.
Tak sekadar hadir, Tanah Bumbu juga memamerkan kekayaan budayanya melalui pameran kriya bertajuk “Sirang Kriya Banua”.
Beragam karya unggulan hasil tangan kreatif perajin lokal ditampilkan untuk memikat pengunjung ibu kota, sekaligus membuktikan bahwa kualitas produk daerah mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Ketua Dekranasda Tanah Bumbu, Hj. Andi Irmayani Rudi Latif, menyatakan bahwa keikutsertaan dalam ajang ini merupakan langkah strategis untuk membawa produk lokal keluar dari zona nyaman.
Ia melihat TMII sebagai etalase sempurna untuk memperkenalkan identitas Tanah Bumbu kepada masyarakat luas dan calon investor.
"Pameran ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan produk unggulan daerah ke tingkat nasional. Ini membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha kriya kita,” ujar Andi Irmayani Rudi Latif di sela kegiatan pameran.
Istri dari Bupati Tanah Bumbu ini juga menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar pameran produk, melainkan ruang pembelajaran bagi para perajin. Dengan melihat perkembangan tren di Jakarta, para pelaku usaha kriya diharapkan bisa memetik inspirasi untuk terus melakukan inovasi tanpa meninggalkan ciri khas daerah.
Selain itu, Andi Irmayani menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antar-daerah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang solid. Menurutnya, Pameran Sirang Kriya Banua adalah wadah untuk saling bertukar ide dan mempererat jaringan bisnis antar-pelaku usaha di Kalimantan Selatan.
Kehadiran Dermaga Pasar Terapung di TMII Jakarta sendiri diproyeksikan menjadi jembatan permanen bagi produk-produk lokal Kalimantan Selatan, khususnya Tanah Bumbu, untuk merambah pasar internasional. Transformasi budaya menjadi nilai ekonomi ini diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan para perajin di daerah.
Dalam kegiatan bergengsi ini, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif diwakili oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais. Kehadiran perwakilan pemerintah daerah ini menegaskan dukungan penuh eksekutif terhadap pengembangan sektor kriya dan pariwisata daerah.
Acara penandatanganan prasasti dan peresmian dermaga berlangsung meriah dengan nuansa khas Banjar yang kental. Dengan adanya fasilitas ini di TMII, pesona Tanah Bumbu kini semakin dekat dengan warga Jakarta dan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke miniatur Indonesia tersebut.(AOL)