Brak, Gedung Balai Dusun Pendem Tiba-tiba Roboh saat Warga Kerja Bakti, 1 Tewas Tertimpa
deni setiawan April 16, 2026 07:56 PM

TRIBUNJATENG.COM, WONOGIRI - Brak! Gedung Balai Dusun Pendem di Desa Pucanganom, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, tiba-tiba roboh saat warga sedang kerja bakti.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (15/4/2026) malam tersebut menewaskan satu warga dan melukai empat warga lainnya.

Saat ini pihak kepolisian pun masih menyelidiki penyebab pasti bangunan tersebut roboh.

Baca juga: Jumat Siang Karnaval Paskah Kota Semarang, Jalan Pemuda Ditutup Total

• Kontainer Melaju Tak Terkendali Tabrak Pohon Mahoni di Welahan Jepara, Pemotor Jadi Korban

Camat Giritontro, Sangga Ota Kharisma menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 19.45.

Awalnya, warga sedang kerja bakti di sekitar lokasi kejadian.

"Ceritanya, di sana ada sumber mata air, mau diangkat mersibelnya."

"Dikaitkan di balai dusun, tidak kuat lalu ambruk," kata Sangga, Kamis (16/4/2026).

Menurut dia, reruntuhan dinding balai dusun itu menimpa setidaknya lima warga.

Satu warga meninggal, sementara empat lainnya mengalami luka.

Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo menjelaskan, pihaknya sudah mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pengamanan

Korban meninggal diketahui bernama Agustinus Mringsisari (60), warga setempat. Dia mengalami luka serius di bagian kepala akibat tertimpa material beton.

Sementara itu, satu korban lainnya, Suparman (42), mengalami luka berat pada bagian kepala dan telah mendapatkan penanganan medis. 

Tiga korban lainnya dilaporkan mengalami luka ringan dan dalam kondisi sadar.

Baca juga: Dendam Karena Cinta 8 Tahun Kandas, Pria di Banjarnegara Sebar Konten Sensitif Sang Mantan

• KPK Bongkar Fakta TPPU Hasil Korupsi: Alirkan Dana untuk Wanita Simpanan

"Jadi ada kerja bakti memperbaiki pompa sumur bor di rumah inventaris dusun."

"Proses perbaikan dilakukan dengan cara menarik pipa besi dan pompa menggunakan alat bantu yang dikaitkan pada struktur bangunan," jelasnya.

Dugaan awal, kondisi bangunan yang tidak standar serta tidak mampu menahan beban membuat struktur bangunan tersebut tiba-tiba roboh dan menimpa warga yang berada di bawahnya.

Akibat kejadian tersebut, satu korban meninggal di lokasi, satu orang mengalami luka berat, dan tiga lainnya bisa menyelamatkan diri meski mengalami luka ringan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap kegiatan kerja, terutama yang berkaitan dengan konstruksi atau penggunaan alat berat,” paparnya.

Pihaknya menambahkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kejadian serta ada tidaknya unsur pidana dari peristiwa tersebut. (*)

Sumber TribunSolo.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.